0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jam Anak Sekolah, Truk Dilarang Masuk Kota

Kasatlantas Polres Wonogiri AKP Sri Anggoro (kanan) (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Untuk mengurangi kemacetan dan memperlancar arus lalu lintas serta menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di saat jam anak sekolah, Polres Wonogiri menerapkan aturan baru untuk pengguna kendaraan di jalan raya.

“Aturan itu akan kita mulai terapkan mulai besok, Kamis (1/9),” ungkap Kapolres Wonogiri AKBP RR Rumondor melalui Kasatlantas AKP Sri Anggono, Rabu (31/8).

Aturan baru itu, menurut Kasatlantas, berlaku bagi kendaraan berat atau truk pengangkut pasir dari Klaten yang menuju Wonogiri atau pun sebaliknya.

“Diberlakukan mulai pukul 06.00 hingga 07.00 WIB. Hal ini untuk antisipasi hal-hal yang terburuk,” ujarnya.

Dikatakan, larangan tersebut dimaksudkan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan raya, saat jam anak sekolah. Dimana jam-jam tersebut bersamaan dengan masuknya truk pengangkut pasir dari Klaten masuk ke Wonogiri. Sedang alternatifnya, truk pasir yang jumlahnya puluhan itu disarankan untuk berhenti istirahat sejenak di Terminal Induk Giri Adipura, Krisak, Wonogiri.

“Coba bayangkan, kalau truk pasir berbaris sebanyak lima unit, kan arus lalu lintas jadi tersendat,” katanya.

Larangan tersebut, menurutnya, bakal dilakukan evaluasi setelah sebulan berjalan. Namun demikian pihaknya tidak akan berbuat arogansi, semisal dengan upaya penindakan ketika ada truk pasir yang nekat masuk ke dalam kota di jam-jam tersebut.

“Maka saya berharap kesadaran rekan-rekan pengemudi truk pasir ini, tapi kita akan memberikan teguran jika ada truk pasir yang masih nekat,” jelasnya.

Rimo (39) selaku perwakilan paguyuban pengemudi truk pasir asal Kaliares, Wonoboyo, Wonogiri menyebut jika larangan yang akan diterapkan Polres Wonogiri tersebut tidak membebani. Pihaknya justru menyambut baik.

“Tidak masalah, cuma berhenti satu jam saja kok, soalnya larangan semacam ini sudah berlaku di Klaten,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge