0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ini Penjelasan Ilmiah Terjadinya Sonic Boom di Langit Solo

(Ilustrasi visual pesawat tempur menembus kecepatan suara | sains.me)

Timlo.net – Sedikitnya sudah dua kali warga Kota Solo dan sekitarnya dikejutkan oleh suara menggelegar di langit yang dapat didengar dalam radius puluhan kilometer. Belakangan ada penjelasan, suara itu muncul dari aktivitas pesawat tempur TNI AU yang berasal dari Lanud Iswahyudi Madiun.

Apakah yang disebut sonic boom? Penjelasannya menurut laman sains.me, sonic boom biasanya dihasilkan dari pesawat yang terbang dengan di atas kecepatan suara. Namun, suara menggelegar itu bukanlah berasal dari pesawat itu sendiri.

Baca: Dentuman di Langit Berasal dari Pesawat Tempur TNI AU

Kita tentu tahu bahwa di langit terdapat banyak gelombang suara yang melintas. Saat ada benda yang melintas di langit dengan kecepatan kurang dari kecepatan suara, benda tersebut dapat melewatkan gelombang-gelombang suara.

Tetapi saat benda tersebut melintas dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, gelombang-gelombang suara tidak dapat melintasi benda tersebut. Akibatnya, gelombang-gelombang suara tertahan di bagian depan benda yang melintas tadi.

Karena tertahan di bagian depan, berbagai gelombang suara itu pun mengumpul dan terakumulasi. Terbentuklah sebuah suara yang sangat keras yang kita kenal sebagai sonic boom tersebut.

Selasa (30/7) siang, warga Solo, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri dan Sragen meributkan ledakan menggelegar di langit. Tidak ada laporan kerusakan, namun warga mengaku kaca-kaca cendela bergetar hebat.  Sempat ada berita menyesatkan di media sosial tentang pesawat jatuh di lereng Lawu, disertai foto-foto pesawat terbakar yang diambil jatuhnya pesawat Hercules A 1325 TNI AU di Magetan beberapa tahun lalu.

Kepala Kantor Badan SAR Nasional (Basarnas) di Semarang, Agus Haryono kepada Timlo.net mengaku mendapat penjelasan dari Lanud Adi Soemarmo, bahwa sonic boom berasal dari pesawat F-16 yang berpangkalan di Lanud Iswahyudi. Pesawat-pesawat tersebut dalam misi latihan rutin.

Namun, sejauh ini belum ada penjelasan TNI AU mengapa sonic boom dilakukan di kawasan berpenduduk.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge