0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tepis Isu Antrak, Sragen Intensifkan Pemeriksaan Hewan

dok.timlo.net/agung widodo
Pasar Hewan Nglangon, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sragen secara rutin melakukan pengawasan sekaligus pemeriksaan terhadap sapi. Menjelang hari raya kurban pemeriksaan kesehatan hewan semakin intens dilakukan agar kejadian tahun 2010 dan 2011 tak terulang kembali.

Di tahun tersebut secara berturut-turut sapi di Sragen memang ada yang terkena antraks. Tak dipungkiri hingga sekarang stigma itu memang masih ada, kalau Sragen adalah aendemis antraks.

“Jadi memang Sragen itu daerah endemis antraks. Jadi antraks ini memang tak bisa kita bebaskan, karena disebabkan oleh bakteri. Mungkin bakterinya bisa mati kalau kita suntikkan dengan anti biotik, tapi spora dari bakteri antraksi ini bisa bertahun-tahun,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Disnakkan Sragen, Sri Mulyani, Selasa (30/8).

Namun, pihaknya setiap tahun selalu berupaya untuk melakukan pemeriksaan secara intensif, terutama di Kecamatan Tanon dan Miri, dua kecamatan yang selama  tahun 2010 dan 2011 terjadi kasus antraks.

“Itu setiap tahun kita mengambil sample tanah dari daerah yang endemis.  Tapi hasilnya negatif, karena kita juga kerja sama dengan BBVet Wates, Yogyakarta.  Jadi tidak kami periksa sendiri,” terang Nanik, panggilan akrabnya kepada wartawan.

Tidak hanya di Tanon dan Miri, tapi di semua kecamatan juga dilakukan pemeriksaan rutin kerja sama dengan Dinas Peternakan Pemprov Jawa Tengah. Terutama melakukan pengawasan di tempat-tempat pengepul hewan ternak, pasar hewan dan tempat penjualan lainnya.

Sebagai informasi kasus antraks terjadi pada tahun 2010 terjadi di Desa Sambiduwur, Kecamatan Tunon diketahui satu ekor sapi mati lantaran terserang antraks. Kasus tersebut terulang lagi pada 2011 di Desa Brojol, Kecamatan Miri. Bahkan kasus terakhir ini sempat menular kepada manusia setelah mengonsumsi daging sapi tersebut.

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge