0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kecamatan Kartasura Dapat Penghargaan Pajak

dok.timlo.net/putra kurniawan
Camat Kartasura Baktiyar Zunan (kanan) menerima plakat penghargaan dari kantor Direktorat Jendral Pajak (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Direktorat Jendral Pajak Daops II Surakarta memberikan sosialisasi Amnseti Pajak dan pemungutan pajak atas dana desa kepada pemerintahan desa di Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, Selasa (30/8). Dalam kesempatan ini, DJP memberikan penghargaan kepada Kecamatan Kartasura sebagai kecamatan yang paling baik dalam pembayaran pajaknya mulai awal tahun hingga Bulan Agustus 2016.

“Ini adalah penghargaan kepada Kecamatan Kartasura terutama bendahara-bendaharanya atas kepatuhan membayar pajak. Dan atas ketertiban dalam pelaporannya, ternyata Kecamatn Kartasura termasuk tinggi di wilayah Surakarta,” kata Kasi Humas DJP Jateng II, Artinita Monowida, Selasa (30/8).

Direktorat Jendral Pajak Jateng II memberikan piagam penghargaan kepada bendaharanya yang diwakili Camat Kartasura. Dalam index penerimaan pajak mulai Bulan Januari hingga Agustus 2016 ini, penerimaan pajak dari Kecamatan Kartasura mencapai sekitar Rp 100 juta.

Dalam sosialisasi yang digelar atas kerjasama antara DJP, Kantor Kecamatan Kartasura dan CV Mawar Magenta, juga disampaikan berbagai informasi layanan dan tata cara pembayaran pajak yang sudah menggunakan sistem online. Pasalnya, pada awal tahun 2017, semua pembayaran pajak sudah menggunakan e-Billing atau sistem online.

“Sosialisasi ini sangat penting bagi kami bendahara desa, karena ada sistem pembayaran dengan e-Billing yang belum kita pahamai secara detail. Sistem baru ini kalau menurut saya sangat membantu dalam mengerjakan laporan keuangan, akrena lebih cepat dan akurat,” kata Kaur Keuangan Desa Ngabeyan, Dian Fita.

Sementara itu dari pihak Kecamatan Kartasura menyambut baik dengan adanya sosialisasi amnesti pajak dan pemungutan pajak atas keuangan desa kali ini. Bahkan dalam waktu dekat jika disetujui Kantor Pajak Pratama, Kantor Kecamatan Kartasura akan dibangun pusat informasi pajak.

Tawaran ini disampikan pihak DJP karena menilai Kecamatan Karatsura cukp representatif untuk mengakomodir para wajib pajak dari kawasan satelit. Sehingga dengan adanya pusat layanan dan informasi pajak ini dapat meningkatkan kesadaran WP dan lebih memudahkan akses pelayanan.

“Intinya kami masih punya tempat yang bisa digunakan, dan kapan pun dari pihak DJP siap, kami akan menyiapkan tempatnya. Ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat dan lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak,” tandas Camat kartasura, Baktiyar Zunan.

Sementara itu dari pihak Kantor Pajak Pratama (KPP) Sukoahrjo masih mengkaji untung ruginya jika membangun pojok pajak di Kantor Kecamatan Kartasura. Sealain alternatif mempercepat akses dengan membangun pusat informasi di kecamatan, KPP juga memaksimalkan peran Acount Representatif (AR).

“Kita punya Acount Representatif (AR) yang dalam hal ini akan kita maksimalkan untuk memberikan informasi seluas-luasanya kepada wajib pajak. Baik tentang amnesti pajak maupun produk pajak lainya seperti PPH dan PPN, serta dalam penggunaan aplikasi baru,” tandas Kasi Pengawasan dan Konsultasi KPP Sukoharjo, Agus Sulistyono.

Sebagai tambahan informasi, mulai Bulan Juli 2016 kemarin pelaporan dan pembayaran pajak sudah harus menggunakan sistem online melalui e-Billing. Namun dengan alasan tertentu, di Sukoharjo masih bisa dengan cara manual (mengisi formulir SSP) jika membayar di kantor Pos hingga akhir tahun, dan baru awal 2017 semua pembayaran di bank maupun Kantor Pos sudah menggunakan sistem online.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge