0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pelaku Teror Gereja Santo Yoseph Hanya Disuruh?

merdeka.com
(merdeka.com)

Timlo.net – IAH (17), pelaku teror di Gereja Katolik Stasi Santo Yoseph, Jalan Dr Mansyur, Medan, sempat mengaku disuruh seseorang untuk melakukan aksinya. Polisi kini masih menyelidiki kemungkinan tersebut.

“Menurut pengakuan IAH dia disuruh, namun sampai saat ini belum terungkap siapa yang menyuruh itu. (Pelaku) masih diperiksa Polresta. Nanti kalau sudah jelas akan kita sampaikan,” kata Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Senin (29/8).

Terkait informasi adanya keterlibatan orang lain dalam tindakan IAH, Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, juga menyatakan mereka masih melakukan penyelidikan. Mereka juga mendalami informasi dari jemaat yang mencurigai dua orang yang terburu-buru keluar dari lingkungan gereja saat peristiwa itu terjadi.

“Masih didalami. Masih kita kembangkan. Biarkanlah kita lakukan penyelidikan mendalam sehingga kita bisa mengungkap secara maksimal,” jelas Mardiaz.

Saat wartawan menanyakan soal informasi mengenai adanya pria yang menyuruh tindakan teror itu dan memberikan sejumlah uang kepada IAH, Mardiaz mengatakan, penyidik masih melakukan pendalaman. Begitu juga ketika ditanyakan kemungkinan penambahan tersangka.

“Masih didalami,” katanya singkat.

Dia kembali mengatakan, motif IAH melakukan aksinya karena dia simpatisan dan terinspirasi kejadian-kejadian di luar negeri.

“Sehingga tersangka ini men-download dari situs-situs di internet,” sambung Mardiaz.

Mengenai dugaan kaitan IAH dengan jaringan teroris, Mardiaz juga menyatakan mereka masih mendalaminya. Dia beralasan, penyelidikan terus dilakukan karena tersangka hingga tadi pagi masih trauma dan syok karena dia mengalami kekerasan fisik saat diamankan jemaat.

“Hari ini rencananya akan kita lanjutkan pemeriksaan terhadap tersangka,” jelas Mardiaz.

Seperti diberitakan, IAH diamankan di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep, Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (28/8) pagi. Dia diduga ingin meledakkan bom. Pemuda ini diringkus jemaat saat menyerang pastur dengan pisau.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge