0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disnakkan Larang Pengepul Jual Hewan Belum Poel

dok.timlo.net/agung widodo
Petugas Disnakkan Sragen periksa hewan kurban (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Sragen melarang hewan kambing dan sapi yang belum poel (belum memenuhi syarat) untuk dijual sebagai hewan kurban. Disnakkan mewanti-wanti agar penjual hewan kurban memperhatikan aturan dalam syari’ah dalam penjualan hewan kurban.

“Kami lakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan-hewan kurban di tempat pengepulan. Harapannya hewan yang dibeli masyarakat betul-betul hewan yang sehat, sesuai dengan ketentuan syar’i,” kata Plt Kepala Disnakkan Sragen, Eka Rini Mumpuni, Senin (29/8).

Di sela-sela pemeriksaan di tempat pengepul dan penjualan hewan kurban, pihaknya menemukan ada beberapa hewan yang belum poel, diare dan belekan.  Eka menyatakan, agar hewan yang berpenyakit dan belum poel agar dipisahkan dengan yang lain dan tidak dijual hingga sembuh.

Tadi hasil pemeriksaan ada jenis kambing yang belum memenuhi syarat untuk disembelih untuk kurban karena belum poel. Ada juga tadi yang kambing sakit mata, tapi sudah disuntik dan diberi vitamin,” jelasnya.

Dia menambahkan, pemeriksaan terhadap hewan kurban akan terus terus dilakukan sampai menjelang Idul Adha.

Salah satu pedagang kambing, Romadhon (42), warga Dukuh Karanganyar RT 06 Desa Karanganyar, Kecamatan Plupuh menyampaikan, hewan kurban yang diketahui belum poel, belekan dan diare akan dikembalikan ke kandang. Dia mengaku ada sekitar 100 ekor kambing yang dijual menjelang Hari Raya Idul Adha mendatang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge