0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengakuan Dokter yang Pertama Kali Menangani Mirna

Jessica Kumala Wongso (merdeka.com)

Timlo.net – Sidang lanjutan kasus kematian Mirna (27) dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar Senin (29/8). Dokter umum Prima Yudo dari Rumah Sakit Abdi Waluyo memberikan kesaksian, bahwa korban Mirna meninggal pada saat perjalananan menuju rumah sakit, yakni Dead On Arrival (DOA).

Kepastian tersebut dia yakini setelah ia memeriksa nafas serta nadi Mirna saat pertama kali datang ke RS Abdi Waluyo, yakni pada pukul 18.00 WIB. Kondisi Mirna sangat pucat sekali.

“Manusia jika berhenti jantung dan nafas itu sudah meninggal,” kata Prima di PN Jakarta Pusat.

Prima mengaku, pada saat itu dirinya hanya mendengar teriakan minta tolong dari para suster bahwa terdapat seorang pasien yang membutuhkan pertolongan terlebih dahulu. Ketika Prima menghampiri Mirna, dirinya langsung melakukan Resusitasi Jantung Paru (RJP) yang telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Bibir pucat, jadi dia sudah meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Saat diperiksa, denyut jantung dan napas sudah tidak ada lagi,” paparnya.

Ia melanjutkan bahwa pihaknya tidak hanya berhenti di situ. Dia berusaha untuk melakukan pertolongan tindakan darurat. Tindakan tersebut merupakan pemasangan oksigen, infus dan Resusitasi Jantung Paru (RJP) serta pemasangan elektrokardiogram (EKG). Namun setelah pemasangan tersebut, tidak ada respon sama sekali pada tubuh Mirna.

“Pasien dinyatakan meninggal secara medis pukul 18.30 WIB setelah melakukan serangkaian pertolongan,” tegasnya.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menghadirkan saksi yang menangani Wayan Mirna Salihin (27) pada saat ditangani di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta Pusat.

Sidang lanjutan Jessica Kumala Wongso (15) yang ke-15 ini, JPU menghadirkan dua dokter emergency, yaitu Prima Yudo dan Ardianto. Pada saat kejadian, Prima merupakan dokter pertama yang menangani Mirna ketika sampai di emergency RS Abdi Waluyo, pada 6 Januari 2016 lalu. Mirna langsung terkapar usai menenggak es kopi Vietnam di Kafe Olivier, Jakarta Pusat.

[sho]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge