0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

King Hoo Ping, Hantarkan Leluhur Kembali ke Akhirat

Umat Khong Hu Cu mendoakan arwah leluhur pada upacara King Hoo Ping di Li Tang Jagalan, Minggu (28/8) (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo – Meja besar penuh sesaji tertata rapi di halaman depan rumah ibadah Umat Khong Hu Cu di Jalan Yap Tjwan Bing, Jagalan. Di belakangnya, ratusan kertas warna kuning dengan tulisan Mandarin tertempel di papan besar. Di samping ada replika kapal setinggi dua meter penuh uang uangan kertas. Di depannya, puluhan Umat Khong Hu Cu duduk dengan khidmat. Bergiliran mereka berdoa sambil membakar dupa.

Upacara King Hoo Ping ini merupakan ritual Umat Khong Hu Cu yang dilaksanakan setiap akhir bulan ketujuh dalam penanggalan imlek yang tahun ini jatuh pada hari Minggu (28/8). Pengikut Kong Fu Tze di seluruh dunia tak terkecuali Solo pada saat itu menghantarkan arwah leluhur kembali ke kayangan.

“King itu artinya memuja atau menghormati Hoo Ping artinya teman. Maksudnya, kita mengantar mereka kembali ke akhirat,” kata salah satu tokoh Khong Hu Cu Solo Wenshi (Ws) Adjie Chandra kepada wartawan di sela upacara.

Menurut keyakinan penganut Khong Hu Cu, arwah para leluhur yang telah mati diberi kesempatan untuk kembali ke dunia setiap bulan ke tujuh imlek. Selama bulan tersebut, mereka wajib menjamu para arwah itu dengan sesaji. Di penghujung bulan, para arwah harus sudah kembali ke akhirat sebelum pintu akherat ditutup.

“Kertas dengan tulisan mandarin itu tadi adalah nama nama leluhur yang kita doakan. Kalau tidak punya nama Mandarin ya nggak apa apa. Kita tulis dengan tulisan latin,” kata dia.

Usai berdoa, kapal-kapalan dan nama-nama leluhur yang didoakan dibakar di depan gerbang Ki Tang. Konon, kapal itulah yang menjadi alat transportasi para arwah kembali ke akherat. Uang uangan kertas menjadi bekal selama menjalani hidup di alam baka.

“Zaman dahulu, kapal merupakan alat transportasi yang paling efektif untuk perjalanan jarak jauh. Itu alasannya kita membakar kapal kapalan,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge