0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ingin Hasil Maksimal, Banyuwangi Punya Tim Survei Pariwisata

foto: Rosyid
(foto: Rosyid)

Banyuwangi – Kesuksesan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi membangun pariwisata bukan sekedar klaim sepihak. Untuk mengukur keberhasilannya, Pemerintah Kabupaten paling timur di pulau Jawa itu menggunakan jasa tim survey independen.

“Biar kita benar benar tahu acara kita sukses atau tidak,” kata Kepala Bidang Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, Dariharto, Sabtu (27/8).

Penggunaan tim survey independen sebagai lembaga penilai kesuksesan agenda pariwisata bukan tanpa alasan. Dariharto menyebutkan, anggaran kabupaten banyuwangi untuk pariwisata sangat terbatas. Pihaknya harus mendapat penilaian obyektif terhadap penyelenggaraan objek wisata.

“Kalau ternyata hasil penilaiannya jelek, tidak akan kita adakan lagi,” kata dia.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Banyuwangi, Kholiqul Ridho menambahkan ukuran kesuksesan suatu agenda pariwisata tidak dilihat dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melainkan pada pengaruhnya terhadap PDRD (Pajak dan Retribusi Daerah). Alasannya, PAD hanya dirasakan manfaatnya oleh Pemerintah untuk melaksanakan roda organisasi. Sedangkan PDRD dinilai lebih mencerminkan peningkatan pendapatan masyarakat.

“Tujuan kita membangun pariwisata kan untuk masyarakat supaya perekonomian rakyat meningkat. Makanya kita lihat dari dampak acara terhadap PDRD. Kalau dampaknya positif, berarti berhasil. Nah yang bisa mengukur dampak ini tadi ya tim independen,” kata dia.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge