0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Gerimis Warnai Pemakaman Eddy Silitonga

merdeka.com
Jenazah Eddy Silitonga sebelum dimakamkan (merdeka.com)

Timlo.net – Jenazah penyanyi senior, Eddy Silitonga, dimakamkan di TPU Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (27/8). Jenazah dibawa menggunakan ambulance menuju TPU Kampung Kandang ditemani rintik hujan. Prosesi pemakaman harus menunggu beberapa keluarga yang tertinggal iring-iringan karena terjebak kemacetan.

Begitu semua keluarga lengkap, prosesi pemakaman langsung dilaksanakan secara Kristiani. Iringan doa dan lagu-lagu pujian Gereja dikumandangkan. Bersamaan dengan itu, langit seakan ikut bersedih dengan kepergian musisi senior Indonesia itu. Hujan pun makin lebat mengguyur TPU Kampung Kandang.

Setelah itu, keluarga diberikan kesempatan untuk menabur bunga ke liang lahat. Terlihat raut wajah kesedihan dari wajah anak-anak Eddy Silitonga saat menabur bunga. Mereka tak bisa menahan air mata. Tak hanya keluarga, beberapa penyanyi di era 90an, Nia Daniaty, Agus Wisman, dan Sandro Tobing turut menabur bunga ke liang lahat sebagai sebuah tanda penghormatan mereka kepada sang senior.

Petugas makam pun langsung menimbun peti dengan tanah. Tak berapa lama, peri berisi jenazah Eddy Silitonga pun tertutup tanah. Sekali lagi, langit ikut bersedih dengan kepergian sang legenda. Hujan pun makin lebat mengguyur TPU Kampung Kandang.

Seperti diketahui, Eddy Silitonga meninggal karena komplikasi penyakit di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (25/8) dini hari pada usia 65 tahun.

(kpl/pur/phi)

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge