0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

531 Mahasiswa KKN Unisri Ditarik dari Lokasi

dok.timlo.net/tyo eka
Penarikan mahasiswa KKN Unisri (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo — Sebanyak 531 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) masa tugasnya selama 40 hari berakhir di lokasi KKN. Untuk yang bertugas di tiga lokasi yakni Kabupaten Boyolali, Sragen dan Kota Solo ditarik pada Jumat (26/8). Sedang khusus Kabupaten Wonogiri pada Minggu (28/8).

“KKN Unisri  berjalan lancar, bermanfaat bagi masyarakat sesuai kebutuhan, misalnya keikutsertaan mahasiswa dalam  penataan lingkungan, pemberian ketrampilan teknologi tepat guna, penyuluhan kesehatan, dan  hukum,” ungkap Camat Banjarsari Solo, Danang Sulindiyanto.

Humas Unisri Suharno dalam rilisnya yang diterima Timlo.net, Sabtu (27/8) menyebutkan, penarikan di wilayah Kabupaten Sragen, meliputi  kecamatan Tanon dan Plupuh. Kecamatan Tanon dilakukan Wakil Rektor Bidang I Rispantyo. Sedangkan Kecamatan Plupuh oleh Wakil Rektor Bidang III Sutoyo. Untuk KKN di Kecamatan Banjarsari, Solo dilakukan Wakil Rektor Bidang II Winarti.

Sementara itu saat penarikan di Kecamatan Tanon, Camat Tanon, Sardjoko berharap tahun depan bisa bekerjasama kembali dengan Unisri dalam penyelenggeraan KKN  maupun kerjasama dibidang lainnya.

“Keberadaan KKN Unisri  sangat bermanfaat bagi masyarakat. Terbukti kegiatan dan program kerja baik tingkat desa maupun kecamatan tahun ini lebih baik bila dibandingkan dengan tahun lalu. Adik-adik KKN mampu menggerakkan dan memberdayakan warga desa dan terlibat secara aktif didalamnya. Kami  sangat mengapresiasi,” ungkapnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge