0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bocah SD Ini Mengeluh Sering Dianiaya dan Diancam Sang Guru

dok.timlo.net/achmad khalik
Faiz (tengah) didampingi ayahnya (kanan) bersama Kopral Bagyo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Faiz Aris Pratama (7), seorang siswa di SD Negeri Ngori Randu Rejo, Kecamatan Kulokulo, Kabupaten Grobogan mengeluh sering dianiaya sang guru. Sang guru berinisial JI (40) seringkali ‘ringan tangan’ saat dirinya tidak bisa menjawab pertanyaan yang dilontarkan.

“Kemarin, anak saya mengeluh sering dianiaya gurunya,” kata Agung Aristanto (30), ayah kandung Faiz, di Solo, Sabtu (27/8) siang.

Tak hanya itu, kata Faiz, bahkan sang guru juga sempat melontarkan kata-kata kurang sopan. Yakni, menantang sang ayah supaya datang dan berduel dengannya. Mendengar kata-kata tersebut, Faiz akhirnya tidak berani bersekolah dan membolos selama beberapa hari ini.

“Anak saya tidak berani sekolah, setelah gurunya mengatakan hal itu,” terang Agung.

Mendengar keluh kesah tersebut, Kopral Partika Subagyo Lelano berinisiatif akan melakukan mediasi dengan pihak sekolah pada Senin (29/8) besok. Menurut pria yang akrab disapa Kopral Bagyo tersebut, tindakan yang dilakukan oleh sang guru dinilai tidak terpuji. Dengan melakukan penganiayaan terhadap siswa, bukan berarti siswa tersebut makin pandai dalam menerima pelajaran. Disisi lain, menantang ayah dari si anak juga tidak masuk kedalam ranah mendidik seorang siswa.

“Kalau menurut saya, ini bukan ranah untuk mendidik. Melainkan, sudah ancaman. Sebagai seorang guru harusnya memiliki jiwa mendidik dan kasih sayang bukan malah jiwa kekerasan dan mengancam,” jelasnya.

Ia berharap, pihak sekolah lebih memperhatikan perilaku guru dalam mengajar. Sehingga, bentuk praktek yang dilakukan guru diluar ranah pendidikan dapat segera dicegah.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge