0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Surono, Nomorduakan Keluarga Demi Panggilan Jiwa

Surono (dok.timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Kiprah Surono (36), warga Dusun Serut, Desa Pare, Kecamatan Selogiri, Wonogiri sebagai relawan Kementerian Sosial (Kemensos) di bidang sosial kemasyarakatan patut dijadikan contoh. Demi nurani kemanusian, segala kepentingan pribadi dia abaikan, tak jarang urusan keluarga dinomorduakan.

“Sebelum menjadi TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), tahun 2007 saya magang di Jepang. Saat itu tergabung dalam Pemuda Tani Indonesia mengikuti Program Indonesian Young Farmer Training In JapanĀ  selama satu tahun,” ungkap Surono, Sabtu (27/8).

Tahun 2009, ia lolos seleksi TKSK, statusnya pun hanya relawan, bukan pegawai kontrak, namun demikian TKSK merupakan panggilan jiwa. Dengan tulus ikhlas pekerjaan yang membutuhkan energi ekstra itu pun ia jalani hingga sekarang.

“Demi pelayanan, kapan dan dimanapun kita harus siap, jadi momen keluarga kerap terlewatkan,” ungkap bapak satu anak ini.

Setiap hari, ia berkecimpung menangani Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Masalah kemiskinan, disabilitas, Pengemis Gelandangan dan Orang Terlantar (PGOT ), penyakit kronis serta kebencanaan.

Berbagai suka duka dilalui, namun demi tugas hal itu ia abaikan. Semua kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil saat mengikuti ajang pemilihan pilar-pilar sosial,dia berhasil lolos seleksi awal dengan mengalahkan 24 rekan TKSK se-Wonogiri dan maju ke tingkat propinsi. Akhirnya Surono pun terpilih jadi juara pertama di tingkat propinsi mengalahkan 34 peserta dari Kabupaten/Kota se Jawa Tengah.

Dia pun berhak maju ke tingkat nasional mewakili Jateng dan bersaing dengan peserta se Indonesia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge