0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Mahasiswa Indonesia di Turki Bukan Anggota Hizmet

ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Dua warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap aparat keamanan Turki di Kota Bursa akhirnya dibebaskan. Keduanya, yakni Dwi Puspita Ari Wijayanti dan Yumelda Ulan Afrilian terbukti tidak memiliki kaitan dengan kelompok Hizmet yang ditengarai mendalangi kudeta militer 15 Juli lalu.

Keduanya diserahkan langsung Jaksa Penuntut Umum kepada pejabat konsuler KBRI yang datang ke kota Bursa. Saat ini kedua mahasiswi tersebut berada di kediaman Duta Besar RI di Ankara.

“Mereka dalam keadaan sehat meski tampak kelelahan. Keduanya sudah sempat berbicara langsung dengan orang tua masing-masing melalui telepon”, ujar Duta Besar RI di Ankara, Wardana, Jumat (26/8).

Keduanya ditangkap 11 Agustus lalu di sebuah rumah yang dikelola oleh Yayasan Pasiad. Awalnya kedua pelajar ini bukan target aparat keamanan, namun karena berada dalam satu rumah dengan beberapa orang yang menjadi target keduanya ikut ditangkap.

Sejak penangkapan terjadi, KBRI terus melakukan pendekatan ke sejumlah pejabat tinggi Pemerintah Turki. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dua kali melakukan pembicaraan langsung melalui telepon dengan Menlu Turki membahas pembebasan dua pelajar tersebut.

Pasca kudeta yang gagal di Turki, KBRI terus menyampaikan himbauan agar mahasiswa Indonesia lebih berhati-hati, menghindari kontak dengan mereka yang terkait dengan ulama Ferhulah Gullen. Para pelajar juga diminta segera keluar dari fasilitas-fasilitas yang dikelola oleh kelompok-kelompok yang terkait dengan itu.

KBRI hingga terus berkomunikasi dengan Pemerintah Turki dalam rangka memastikan keselamatan seluruh WNI di Turki, khususnya para pelajar penerima beasiswa Pasiad. Saat ini sekitar 35 mahasiswa Indonesia penerima beasiswa Pasiad ditampung di kediaman Duta Besar RI Ankara. Selain alasan keamanan, para WNI ditampung karena mereka sudah tidak lagi menerima uang beasiswa dari Yayasan Pasiad.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge