0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pilgub DKI

Dukung Ahok, Ruhut Sitompul: Aku Lapor Pak SBY

dok.merdeka.com
Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Politisi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul tampak hadir dalam peresmian posko pemenangan calon petahana Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Rumah Lembang, Jalan Lembang No. 25-26, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (25/8) malam. Ruhut yakin posko pemenangan ini mampu mengantar Ahok kembali memimpin Jakarta 5 tahun mendatang.

Ruhut mengaku akan tetap mendukung Ahok meski sikapnya itu telah membuatnya diberhentikan dari jabatannya sebagai jubir Partai Demokrat. Sikap politiknya itu tidak berkaitan dengan partainya.

“Partai kan belum memutuskan. Saya punya keyakinan, biasanya yang saya yakini menang maka dia akan menang. Dalam hal ini Ahok pasti menang, siapapun Wagubnya, mau Heru atau Djarot,” kata Ruhut di Rumah Lembang, semalam.

Dia mengaku sudah menyampaikan sikap politiknya mendukung Ahok kepada Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Ruhut mengklaim SBY dan Ahok memiliki komunikasi yang baik. SBY pun menitipkan pesan pada Ruhut.

“Aku lapor ke Pak SBY, ‘Pak, saya selalu bersama Ahok’ (SBY menjawab) ‘Oh iya bagus. Tapi kamu juga buka komunikasi dengan calon lain.’ Ya calon lain enggak ada,” cerita Ruhut.

Ruhut mengaku sempat menanyakan kepada SBY terkait sikap politik partai di Pilgub DKI. Demokrat belum menentukan sikap. “Aku kemarin ketemu Pak SBY. ‘Pak, kita akhirnya ke mana?’ (SBY menjawab) ‘Sabar.’ Aku belum tahu,” kata Ruhut.

Apapun keputusan dan sikap Demokrat di Pilgub DKI nanti, Ruhut tak masalah jika nantinya harus berseberangan. Menurutnya, ini sebagai bentuk kebebasan demokrasi. “Tapi kalau aku, pilih Ahok. Apapun konsekuensinya saya Ahok. Enggak usah khawatir lah,” tambah Ruhut.

Ruhut tidak mendapat bocoran calon gubernur yang akan diusung partainya. Keputusan DPD Demokrat DKI bergabung dalam Koalisi Kekeluargaan belum bisa disebut sikap politik Partai Demokrat.

“Finalnya kan di pusat. Walaupun Nachrowi kita belum tahu kan Koalisi Kekeluargaan. Tetapi saya rasa bicara koalisi itu harus di pusat. Karena merujuk pada Undang-undang Partai Politik, izin partai itu kepada DPP,” kata Ruhut.

Meski sudah dicopot dari jabatannya sebagai juru bicara partai, dia tidak mempermasalahkan. Ruhut yakin akan tetap bersinar meski tak memiliki jabatan. “Ah kalau gue, hidup mengalir. Tapi ingat, aku berlian. Dimana pun berlian, aku tetap berlian,” katanya sambil tertawa. [noe]

Sumber: merdeka.com

 

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge