0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sindikat Curanmor Ini Jual Hasil Curiannya Secara Online

timlo.net/putra kurniawan
Para anggota Sindikat curanmor (berbaju tahanan oranye) yang meresahkan warga ditangkap polisi (timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Kawanan residivis spesialis pencurian motor di kos-kosan, yang berhasil ditangkap petugas Reskrim Polsek Kartasura menjual hasil kejahatannya dengan sistem online. Semua kendaraan bermotor yang ditawarkan dijual dengan harga yang sangat murah, dalam kondisi utuh tanpa dokumen.

“Dijualnya dalam kondisi utuh dan juga dijelaskan barang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan STNK maupun BPKB. Selama ini baru dua kali laku, dan hasilnya dibagi sesuai kesepakatan,” kata salah satu tersangka, Cipto Yulianto (26), Kamis (25/8).

Setelah berhasil mendapatkan barang buruannya di sekitar kos-kosan dengan memanfaatkan kelengahan pemiliknya, mereka menyimpan barangnya di kawasan terpencil di Boyolali. Selama disimpan, mereka melakukan transaksi secara online dengan kesepakatan harga tertentu.

Sebagai gambaran satu motor Yamaha Vixion terbaru hasil pencurian dalam keadaan utuh tanpa identitas motor, biasa dihargai Rp 5,5 juta. Angka itu sesuai permintaan otak operasi Fadhli Ahmad Anggara (20) Rp 3,5 juta, sedangkan Cipto dan Hendra Hidayat (25) menaikkan sendiri menjadi Rp 5,5 juta.

“Modus mereka dalam menjual hasil kejahatan terasuk baru dan mereka sudah lama bekerjsama dan sudah ada tujuh TKP dari pengakuan mereka. Mereka kita jerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandas Wakapolsek Kartasura, Iptu I Ketut Sukira.

Saat ini para tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolsek Kartasura untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge