0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ribuan Ikan Mati di WKO, Kualitas Air Dipertanyakan

Ribuan ikan yang mati di perairan Waduk Kedungombo, Rabu (24/8) (dok.timlo.net/ari kristyono)

Sragen – Pemkab Sragen telah menurunkan tim untuk melakukan kajian terkait matinya ribuan ikan milik petani keramba di Waduk Kedungombo (WKO), Kecamatan Sumberlawang. Sementara Bupati Sragen bakal meninjau lokasi untuk melihat langsung kondisi di Kedungombo.

“Kami telah terjunkan tim  ke lapangan untuk melihat langsung. Kualitas airnya bagaimana sehingga ikan-ikan pada mati dan merugikan petani keramba,” kata Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Sragen, Eka Rini Mumpuni, Kamis (25/8).

Eka menjelaskan, matinya ribuan ikan di wilayah tersebut memang merupakan siklus tahunan. Namun untuk kali ini diakuinya paling besar dari tahun sebelumnya. Dikatakannya, pada bulan Juli, Agustus hingga September terjadi musim angin yang cukup besar. Sehingga ini mempengaruhi suhu air antara yang ada di dalam dan permukaan.

“Dalam kondisi itu biasanya air yang di bawah naik ke permukaan dan membawa kotoran di situ. Karena miskin oksigen, akhirnya ikan-ikan akan mati. Itu yang membuat kerugian para petani keramba,” katanya.

Eka menyampaikan, biasanya para petani keramba yang telah pengalaman sudah paham kalau ada tanda-tanda seperti itu pada bulan-bulan ini. Sehingga harusnya sudah bisa melakukan antisipasi sebelumnya. Namun demikian pihaknya akan mempelajari penyebab pastinya dan menunggu laporan tim yang terjun ke lapangan.

Sementara, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bakal terjun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi di Kedungombo, sekaligus menyerahkan bantuan bibit kepada petani keramba.

“Ini saya mau berangkat ke sana. Mau investigasi langsung saya. Sekalian menyerahkan bantuan bibit ikan ke petani,” kata Yuni.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge