0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jelang Pilkades Serentak, Polres Petakan Desa Rawan Konflik

Ilustrasi Pilkades (dok.timlonet/nanin)

Boyolali — Meski pelaksanaan Pilkades serentak masih tiga bulan lagi, Polres Boyolali saat ini mulai memetakan desa-desa rawan konflik saat Pilkades. Salah satunya adalah Desa Tarubatang, Kecamatan Selo. Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono, mengklaim saat ini situasi di 16 desa yang mengelar Pilkades kondusif.

“Situasi masih kondusif, tapi dijajaran Polsek sudah mulai bergerak melakukan pemetaan wilayah,” kata Kapolres Boyolali, AKBP Agung Suyono, Kamis (25/8).

Dijelaskan Kapolres, potensi kerawanan keamanan dimungkinkan terutama menjelang pelaksanaan Pilkades serentak. Pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan terutama mendekati jadwal pendaftaran di masing-masing desa.

“Kita juga akan lakukan sosialisasi kepada calon agar siap kalah,” tambahnya.

Sementara itu untuk mengantisipasi keamanan saat pelaksanaan Pilkades, Kapolres menyiapkan personel untuk pengamanan di tempat pemungutan suara (TPS). Jumlah personel untuk tiap TPS, disesuaikan dengan hasil pemetaan kerawanan. Untuk TPS yang memiliki kerawanan tinggi, kemungkinan akan ditempatkan tiga personel polisi dibantu personel TNI dan Linmas.

“Untuk TPS aman kita tempatkan satu personil dibantu TNI dan Linmas,” lanjutnya.

Terpisah, Kabag Pemerintahan Desa Setda Boyolali, Arief Wardianta ,pelaksanaan Pilkades serentak akan diikuti 16 desa yakni Tarubatang (Selo), Gubug dan Kembangkuning (Cepogo), Ngagrong (Ampel), Jurug dan Manggis (Mojosongo), Salakan dan Kopen (Teras), Dukuh (Banyudono), Tegalrejo (Sawit), Glintang (Sambi), Temon (Simo), Kedungrejo (Kemusu), Sendangrejo dan Karanggatak (Klego), dan Manyaran (Karanggede).

“Pilkades serentak kita gelar awal Desember tahun ini,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge