0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jamaah Haji Disarankan Tak Pakai Joki Kursi Roda

merdeka.com
Jamaah haji (merdeka.com)

Timlo.net — Jamaah haji dihimbau tidak menyewa kursi roda dari joki kursi roda saat melakukan ibadah tawaf atau sai. Selain lebih mahal, sewa melalui joki juga tidak aman karena dilarang oleh petugas keamanan (askar) masjidil haram.

Himbauan ini diserukan menyusul ditangkapnya joki kursi roda oleh askar Masjidil Haram. Akibat dari peristiwa ini, sepuluh jemaah haji Indonesia yang awalnya menyewa kursi roda justru terlantar. Beruntung petugas sektor khusus sigap usai menerima laporan sehingga mereka bisa membantu para jemaah untuk menyelesaikan ibadahnya.

“Kami mengimbau melalui beberapa sektor yang ada di Makkah, bahwa ketika jemaah tiba di Masjidil Haram untuk tidak menggunakan lagi tenaga mukimin (yang menawarkan jasa sewa kursi roda). Sebab, di lingkungan Masjidil Haram sendiri sudah ada jasa pendorongan dari petugas-petugas dengan seragam lengkap dan mudah dikenali. Dari pembiayaan juga relatif lebih murah dibanding menggunakan mukimin di luar,” terang Wakil Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram, Harun Al Rasyid, Rabu (24/8).

Selain lebih murah, lanjut Harun, menggunakan jasa mukimin juga berisiko, terutama jika keberadaan mereka diketahui polisi Arab Saudi. Apabila itu terjadi, maka yang akan menjadi korban adalah jemaah itu sendiri.

Sementara mukimin ditangkap, para jemaah belum menyelesaikan umrah, tawaf dan sainya.

Menurut Harun, harga resmi jasa petugas kursi roda di Masjidil Haram untuk Tawaf dan Sai sekitar 200 Riyal. Kalau Sai saja, bisa 60 – 75 riyal.

“Jasa mukimin di luar lebih mahal harganya. Karena itu, kami himbau seluruh jamaah agar menggunakan jasa di Masjidil Haram saja. Lebih murah dan lebih aman,” tegasnya.

Petugas Kursi Roda Masjidil juga mudah dijumpai. Mereka umumnya berada di area antara Shafa dan Marwa. Titik kumpul mereka pada salah satu sisi di dekat Shafa (tempat memulai Sai).

Mereka juga mudah dijumpai dan dikenali karena mengenakan seragam berupa jubah putih dengan rompi berwarna abu-abu.

“Tidak sulit menemukan mereka. Atau temui saja petugas haji sektor khusus yang bertugas, nanti akan dibantu untuk mencari petugas kursi roda tersebut,” katanya.

[lia]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge