0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mayat Bayi Dibuang di Masjid, Polisi Masih Buru Pelaku

timlo.net/aditya wijaya
Petugas Kepolisian menunjukkan lokasi mayat bayi yang ditenukan di dalam Masjid Al-Mubarok Desa Burikan, Cawas, Klaten (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Penyelidikan mayat bayi perempuan yang ditemukan di dalam Masjid Al-Mubarok Dukuh Betro, Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Kamis (18/8) pekan lalu, mengalami jalan buntu. Polisi masih kesulitan mengungkap identitas pelaku.

“Kita kesulitan mencari saksi. Karena tidak ada yang melihat sama sekali ketika maupun setelah bayi dibuang di masjid,” ujar Kapolsek Cawas AKP Totok Mugiyanto, Kamis (25/8).

Meski mengalami jalan buntu, pihaknya tetap melakukan penyelidikan. Di antaranya melayangkan surat ke rumah sakit yang ada di Gunungkidul dan Sukoharjo. Pasalnya, lokasi penemuan mayat bayi yang dibungkus kain sarung motif kotak-kotak warna merah marun itu berada di perbatasan dua kabupaten.

“Rumah sakit di Yogya maupun Sukoharjo belum ada jawaban dari sana. Tapi kita tetap berupaya melakukan penyelidikan, baik memberitahukan kepada bidan, Puskesmas dan rumah sakit di Klaten. Barangkali pada waktu dibuangnya bayi ada warga yang melahirkan,” ungkap AKP Totok.

Ditambahkan, bayi malang yang diperkirakan berusia tiga atau empat hari itu sudah dimakamkan sehari pasca ditemukan. Sedangkan berdasarkan hasil visum di RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro, tidak ada luka bekas kekerasan pada tubuh bayi.

“Sehari setelah ditemukan kami membuat surat ke Dinsos, melakukan otopsi dan visum, lalu kami serahkan Dinsos untuk dimakamkan,” tambah Kapolsek Cawas.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge