0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kerugian Kebakaran Toko Besi Rajawali Capai Rp 2 Miliar

Toko Besi Rajawali Tawangmangu ludes terbakar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Kebakaran Toko Besi Rajawali di Kampung Ngunut RT 01/ RW 06 Kelurahan Tawangmangu, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, Selasa (23/8) malam, diduga disebabkan konsleting listrik. Meski tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

“Termasuk bangunan di sebelahnya yang juga ikut terbakar sebagian,” kata Kabid Pemakaman dan Pemadam Kebakaran Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Karanganyar, Heru Sugiyatmo, Rabu (24/6).

Heru mengatakan, persoalan waktu kedatangan dan panggilan armada Damkar masih menjadi kendala. Respons time 15 menit belum bisa terpenuhi karena kondisi geografis wilayah Tawangmangu.

“Kami memang kesulitan dalam memenuhi respons time 15 menit karena kondisi geografis Karanganyar,” kata Heru.

Menurut Heru, tim Damkar menerima laporan kebakaran sekitar jam 20.00 WIB. Namun armada baru bisa tiba di lokasi sekitar 1 jam setelah menerima laporan.

“Kondisi ini berulang kali terjadi namun belum bisa diminimalisir karena minimnya armada Damkar,” jelasnya.

Heru mengatakan, idealnya ada penambahan mobil damkar yang ditempatkan di beberapa daerah seperti Karanganyar Kota, Karangpandan, Jumapolo dan Colomadu.

“Dengan penyebaran armada Damkar kita harapkan respons time bisa kita capai sehingga bisa meminimalisir kerugian,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tawangmangu AKP Riyanto mengatakan, dari penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian dugaan sementara kebakaran terjadi karena adanya hubungan arus pendek listrik.

“Seluruh barang yang ada habis terbakar,” kata AKP Riyanto.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge