0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Petani Sambungmacan Ramai-Ramai Gropyok Tikus

Gropyokan tikus di Desa Banyuurip, Kecamatan Sambungmacan (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Puluhan petani di Dukuh Ringinharjo, Desa Banyuurip, Kecamatan Sambungmacan, Sragen berlarian ke sana kemari di areal persawahan dan sungai dekat tanaman padi mereka. Mereka bukannya sedang bermain kejar-kejaran, melainkan memburu tiks-tikus yang selama ini telah membat resah petani.

”Hama tikus ini cepat menyebar. Karena berkembang biaknya juga cepat. Tikus-tikus ini menyerang lahan pertanian semenjak tanaman padi berusia 10 hari, hingga saat ini, usia tanaman mencapai 25 hari,” kata Anggota Kelompok Tani Gemah Ripah, Suwarno, Rabu (24/8).

Gropyokan tikus itu tidak hanya dilakukan petani, tapi juga dibantu anggota Babinsa dari Koramil 09/Sambungmacan Serma Sudarto dan Serka Suharyono yang selama ini aktif memantau perkembangan pertanian di Desa Banyuurip. Ratusan tikus yang selama ini merusak tanaman padi berhasil dibasmi.

Suwarno menuturkan, tidak kurang dari enam hektar lahan pertanian yang diserang tikus sejak musim tanam lalu. Untuk mengantisipsi kerugian yang lebih besar, para petani biasanya mencabut tanaman yang telah mati, kemudian ditanam kembali.

Selain digropyok, pihaknya juga mendapat bantuan obat hama pengerat dari Dinas Pertanian Sragen seperti Ratgon dan Tiran 58 PS. Obat tersebut untuk mengendalikan hama tikus dengan cara pengasapan pada lubang pematang yang dihuni tikus.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge