0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Anggaran untuk Air Bersih bakal Dialihkan

dok.timlo.net/agung widodo
(Ilustrasi) Bantuan air bersih (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen berencana bakal mengalihkan dana bantuan air bersih untuk membangun tempat penampungan air di sejumlah daerah kekeringan. Pasalnya dana sebesar Rp 500 juta dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) tersebut belum terpakai.

“Sejauh ini dana itu sama sekali belum digunakan. Kalau sama sekali tidak digunkan maka anggaran itu dikembalikan kepada negara,” kata Kepala Harian BPBD Sragen, Heru Wahyudi, Rabu (24/8).

Heru menjelaskan, pihaknya memang mengajukan Dana siap pakai (DSP) sebesar Rp 500 juta ke BNPB untuk mengatasi kekeringan di Bumi Sukowati. Bila berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, di saat musim kemarau banyak permintaan air bersih yang ditujukan ke BPBD.

Tahun lalu pihaknya menganggarkan Rp 300 juta. Namun ternyata anggaran tersebut masih kurang. Jika biasanya sejumlah daerah di utara bengawan pada bulan Juni sudah kekurangan air, namun  pada tahun ini tidak ada permintaan air bersih.

Agar DSP itu tidak sia-sia, pihaknya bakal mengalihkan sebagian dana Rp 500 juta itu digunakan untuk membangun tempat penampungan air atau tendon di desa rawan kekeringan.

”Ada sekitar 18 desa rawan kekeringan yang bakal mendapat bantuan tempat penampungan air itu. sisa anggaran akan kami kembalikan,” jelas Heru.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge