0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Roma Harus Banyak Belajar di Liga Champions

dok.timlo.net/gg
Luciano Spalletti (dok.timlo.net/gg)

Timlo.net — AS Roma menyia-nyiakan kesempatan emas bermain di putaran final Liga Champions musim 2016-2017. Secara menyakitkan Giallorossi disingkirkan wakil Portugal, FC Porto di babak kualifikasi.

Sebenarnya Roma hanya perlu bermain 0-0 di leg kedua. Namun nyatanya, Edin Dzeko dkk justru dibantai 0-3 oleh Porto di Olimpico, Rabu (24/8) dinihari. Pada leg pertama, Roma dengan perkasa menahan 1-1 di Dragao.

Kekalahan Roma diperparah dengan diusirnya bek Emerson oleh wasit. Kalah jumlah pemain, tak mampu bagi Roma untuk mengimbangi permainan Porto. Pelatih Roma, Luciano Spalletti mengaku timnya memang butuh belajar lebih banyak di turnamen ini.

“Bermain dengan sembilan pemain, tertinggal satu gol, normal saja Anda harus mengambil risiko dan meninggalkan banyak celah di belakang. Kami harus belajar dari kesalahan-kesalahan ini, karena kami bisa saja berbuah jauh lebih banyak,” ungkapnya kepada Mediaset.

Roma harus puas tampil di Liga Europa usai hasil ini. Sementara Porto akan tampil di fase grup Liga Champions. Selain itu, fokus utama Serigala Ibukota ini adalah di kompetisi domestik Serie A. Usai membantai Udinese 4-0 pekan lalu, Roma akan melakoni partai tandang ke markas Cagliari.

“Saya rasa kami cukup matang untuk fokus ke Serie A dan semoga kami bisa melaju jauh di Liga Europa. Itu bisa jadi target baru kami. Sekarang kami harus fokus ke laga Minggu (Cagliari) sehingga kami bisa menang di Serie A,” pungkas Spalletti.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge