0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tingkatkan Kualitas Dewan, PAN Minta Jangan Sudutkan Artis

merdeka.com
Yandri Susanto (merdeka.com)

Timlo.net – Fraksi PAN sependapat peningkatan kualitas anggota DPR dilakukan melalui mekanisme internal. Namun aturannya tidak boleh menyudutkan satu kelompok misalnya kalangan artis.

“Jangan partisan dan jangan menohok satu kelompok anak bangsa. PAN setuju dengan peningkatan kualitas, bobot, dan pendidikan namun jangan ditujukan kepada artis,” kata Sekretaris Fraksi PAN di DPR, Yandri Susanto, Selasa (23/8).

Dia mengatakan, semua orang yang menjadi anggota DPR harus berkualitas, namun jangan jadikan artis sebagai ukurannya. Yandri menilai, di parlemen banyak latar belakang yang menjadi anggota DPR sehingga bisa dibandingkan kualitasnya.

“Kami kurang setuju misalkan membuat undang-undang dari partisan yang melihat hanya satu kelompok,” ujarnya.

Anggota Komisi II DPR itu menilai, sejatinya UU Pemilu diberlakukan untuk semua anak bangsa dan apabila menginginkan parlemen berkualitas maka tidak perlu menyebut kalangan artis.

Dia mengatakan, lebih baik diatur agar partai politik mewajibkan persyaratan dan parameter yang terukur bagi anggotanya ingin menjadi anggota DPR.

“Misalnya persyaratan pendidikan dan pengalaman organisasi di parpol yang bersangkutan,” katanya.

Menurut dia, apabila UU Pemilu spesifik mengatur atau memperketat kalangan artis menjadi anggota DPR maka UU itu tidak adil. Dia menilai, semua warga negara memiliki hak politik yang sama sehingga tidak perlu mengatur secara spesifik nama profesi dalam UU tersebut.

“Kami mau menggarap UU Pemilu dalam rangka penyempurnaan, bukan dalam rangka menjegal orang perorang atau menampikan anak bangsa yang mau masuk ke parlemen,” ujarnya.

Sebelumnya, anggota Tim Pakar Pemerintah dalam Penyusunan Rancangan Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu Dani Syarifudin Nawawi mengatakan pemerintah mengusulkan memperketat syarat untuk calon anggota legislatif.

Dani mengatakan para calon harus tercatat aktif di partai politik minimal satu tahun di parpol tersebut.

“Karena dia artis atau punya duit atau apalah. Minimal satu tahun jadi anggota partai,” kata Dani.

Menurut dia, hal itu untuk menghindari calon legislatif yang sama sekali belum terlibat dalam dunia politik tapi tiba-tiba mencalonkan diri.

Dani mengatakan, saat ini pembahasan draf RUU Pemilu sudah memasuki tahap akhir dan akan diserahkan kepada DPR pada September mendatang.

[rnd]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge