0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Biro Haji yang Bawa 177 WNI via Filipina Dipastikan Ilegal

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Biro dan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) yang akan memberangkatkan 177 calon haji yang ditahan oleh Otoritas Filipina tidak terdaftar di Kementerian Agama alias ilegal.

Inspektur Jenderal Kementerian Agama M Jasin menjelaskan, sampai saat ini terdapat 693 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) dan 269 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terdaftar di Kementerian Agama.

“Kami memastikan travel dan KBIH ilegal. Maka semuanya tidak bisa dikategorikan sebagai PPIU dan PHIK,” kata Jasin, Selasa (23/8).

Akibat ilegal tersebut, maka kasus ini masuk dalam ranah pidana umum. Kemenag menyerahkan hal ini ke Bareskrim Polri untuk melakukan penindakan.

Pihaknya, kata dia, hanya berwenang untuk menertibkan pelanggaran yang dilakukan oleh PPIU dan PIHK yang berizin sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Jika penyelenggara itu ilegal kami akan berikan sanksi berupa pencabutan izin,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal menuturkan tim KBRI Manila dibantu oleh dua orang tim Kemlu pusat telah mengidentifikasi WNI yang saat ini ditahan di Detensi Imigrasi Camp Bagong Diwa Bicutan, Manila, Filipina.

“Diketahui bahwa terdapat 177 WNI terdiri dari 100 perempuan dan 77 laki-laki,” ujar Iqbal.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge