0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satu Penusuk Guru SMP Masih Diburu

ilustrasi mayat (merdeka.com)

Timlo.net – Guru SMP Yayasan Atikan Sunda (YAS) Kota Bandung, Tatang Wiganda (37), menjadi korban penusukan preman terminal. Polisi saat ini sudah mengamankan dua pelaku yakni HWS dan RSG. Sementara seorang pelaku lainnya kini masih dalam pengejaran petugas.

“Total pelakunya tiga,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Yusri Yunus pada wartawan, Selasa (23/8).

HWS sendiri ditangkap setelah dipancing di depan Pos Polisi Cicaheum untuk mengambil motornya oleh anggota Polsek Kiaracondong. Sedangkan RSG yang memukul korban menggunakan bata ditangkap tidak lama setelah HWS.

“Saat ini kita masih melakukan pengejaran terhadap satu pelaku lagi,” ujar Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Winarto.

Insiden berdarah menimpa Tatang ini terjadi di Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Senin (22/8) pukul 16.00 WIB. Kepala Sekolah SMP YAS Mahdar mengatakan, saat kejadian korban ini tiba-tiba dihadang orang tidak dikenal selepas mengajar renang.

“Pulang mau kembali ke sekolah tiba-tiba ada yang nyegat di jalan. Katanya meminta uang,” ujar Mahdar.

Tak terima diperlakukan demikian, korban melakukan perlawanan. Saksi di sekitar sempat melihat bahwa Tatang sempat berkelahi dengan tiga orang yang diduga pelaku.

Kalah jumlah, Tatang pun melarikan diri. Dia terus dikejar pelaku hingga saksi luput dari pantauan.

Polisi menyebut korban tewas dengan luka tusuk. Tapi belum disimpulkan motif penusukkan tersebut. Mahdar meminta, pelaku bisa ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

“Kami minta usut tuntas kepada pihak kepolisian agar menangkap para pelakunya. Kita merasa kehilangan dan enggak nyangka akan seperti ini,” lanjutnya.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge