0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Punya Izin, Tower BTS Disegel Satpol PP

Petugas Satpol PP dan Dishubkominfo melakukan penyegelan tower tak berijin di Desa Ketaon, Banyudono, Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sebuah tower BTS di Dukuh Kebontutup, Desa Ketoan, Banyudono, terpaksa disegel petugas Satpol PP dan Dishubkominfo Boyolali. Tower yang masih dalam pengerjaan, diketahui belum memiliki izin. Petugas memasang garis segel di pintu masuk.

Dua pekerja yang sedang mengerjakan pagar tower, mengaku tidak tahu menahu prihal perizinan pendirian tower tersebut. Pihaknya hanya diberi tugas mengerjakan pagar dan menjaga tower.

“Tidak tahu soal izin, kita hanya ditugasi membangun saja,” ujar salah satu pekerja, Senin (22/8).

Sementara itu, menurut Penyidik Satpol PP Boyolali, Tri Joko, penyegelan dilakukan karena pembangunan tower setinggi 42 meter tersebut belum berijin. Hal ini melanggar Perda No 4/2014 tentang Menara Telekomunikai Bersama dan Perda No 5/ 2016 tentang 5/ 2016 tentang Ketertiban Umum. Pihaknya memberi waktu 14 hari untuk mengurus perijinan.

“Bila setelah 14 hari izin belum diurus, kita akan lakukan penindakan, salah satunya dengan pembongkaran tower,” kata Tri Joko.

Terpisah, Kabid Kominfo Dishubkominfo Boyolali, Hari Haryanto, mengungkapkan ada enam tower yang dibangun tanpa izin dan enam tower yang izinya sudah kadaluwarsa. Enam tower yang tak berizin berada di Sepet, Mojosongo, Ngemplak, Ampel, Andong dan Banyudono.

“Yang tidak berizin akan kita tindak semua,” pungkasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge