0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dicopot dari Jubir Demokrat, Ini Kata Ruhut

Ruhut Sitompul (merdeka.com)

Timlo.net – Ruhut Sitompul mengaku tidak masalah dicopot dari jabatan koordinator juru bicara Partai Demokrat. Dia menduga pemberhentian dirinya berawal dari sikap kerasnya terhadap Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat Putu Sudiartana yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi proyek infrastruktur di Sumatera Barat.

Dia menduga ada pihak-pihak yang merasa tidak senang dengan ucapannya dan melapor ke Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tak hanya kasus Putu, kata Ruhut, pihak tersebut mengaitkannya dengan dukungannya kepada Joko Widodo saat Pilpres 2014 lalu. Dia menyebut aktor di balik pencopotan ini adalah koleganya Amir Syamsuddin.

“Dikait-kaitin lah yang lain termasuk gua dukung Jokowi. Eh sorry saja menang. Setelah Jokowi presiden, kongres mereka bilang pecat. Aku ini ketua (DPP bidang) polhukam memangnya aku dipecat, emangnya aku cuma jubir aku kan Ketua DPP. Tapi aku senang tambah beken,” kata Ruhut, Senin (21/8).

“Enggak tahu. Mungkin mereka nafsu melihat aku di Danau Toba dengan Pak Jokowi. Hahahaha. Tapi enggak apa-apa aku makin senang makin beken,” sambungnya.

Ruhut juga menduga, pernyataan dirinya yang terkesan membela Arcandra dan Gloria terkait kasus kewarganegaraan ganda beberapa waktu lalu juga menjadi senjata untuk mencopotnya.

“Awalnya itu, mereka kait-kaitin gua bela Arcandra, bela Gloria. Seolah-olah Ruhut mendukung Pak Jokowi melanggar hukum,” tegasnya.

Meski demikian, anggota Komisi III DPR ini menambahkan SBY belum memberikan keterangan resmi atas penonaktifannya sebagai Jubir. Namun, dia yakin SBY akan bersikap bijaksana sebelum mengambil keputusan.

“Belum. Aku kan tegas mengatakan. Kalau SBY berani pecat aku, kau lihat di twitter postingan aku,” terang dia.

Dengan tegas, Ruhut mengaku tidak akan keluar dari partai Demokrat. Ruhut merasa posisinya di partai Demokrat sebagai independen seperti Basuki T Purnama atau Ahok.

“Demokrat bukan partaiku yang pertama. Demokrat partaiku yang terakhir. Saya kalau demikian merasa tokoh independen seperti Ahok. hahaha Kan kalau orang pindah partai, aku enggak. Aku bukan kutu loncat, aku jadi independen,” jelas dia.

[bal]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge