0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dua Prajurit TNI Dipecat, Ini Gara-Garanya

dok.merdeka.com
Ilustrasi anggota TNI diberhentikan (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Serda Marsidi, Bintara Kodim 0825/ Banyuwangi/Korem 083/BDJ dipecat lantaran terlibat kasus pembunuhan, dan Kopda Kusnandar, Tamtama Rumkit Tingkat II Soepraoen Kesdam V/Brawijaya juga diberhentikan secara tidak hormat usai terbukti dalam kasus narkoba.

Pemecatan keduanya dilakukan oleh Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI I Made Sukadana di upacara pemberhentian dengan tidak hormat di lapangan Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (22/8).

“Ini sebagai bentuk tanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, dan jangan sampai ada prajurit lain melakukan perbuatan sama,” kata Mayjen Made Sukadana kepada wartawan usai upacara, dikutip dari Antara.

Menurut dia, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi apabila prajurit TNI selalu menjunjung tinggi dan berpegang teguh kepada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.

Di hadapan Pangdam yang menemuinya usai upacara, kedua prajurit mengaku menyesal telah melakukan tindak pidana dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya lagi.

“Siap saya menyesal dan minta maaf. Saya berjanji tak mengulangi lagi,” kata Kopda Kusnandar yang mengaku sebagai pengedar narkoba tersebut.

Sementara itu, berdasarkan catatan Kodam V/Brawijaya, sampai semester I tahun 2016, terdapat 80 kasus pelanggaran dengan melibatkan 106 personel.

Rinciannya antara lain pelanggaran desersi 11 kasus dengan melibatkan 11 personel, Narkoba 28 kasus yang melibatkan 23 personel, dan tidak hadir tanpa izin 10 kasus yang melibatkan 10 personel, dan lainnya. [cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge