0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Beberapa Perilaku Pemain Pokemon Go Ini Sebabkan Ban Permanen

Game Pokemon Go (dok.merdeka.com)

Timlo.net—Apakah saya diban dari Pokemon Go? Pertanyaan itulah yang diajukan oleh banyak pemain Pokemon Go. Niantic mulai mencekal dan menghapus akun-akun yang mereka anggap melakukan beberapa kecurangan. Terutama mereka yang tidak benar-benar keluar ruangan untuk berburu Pokemon.

Rupanya Niantic berhasil menemukan beberapa cara yang baru dan inovatif untuk memergoki para pemain curang. Situs Slashgear meminta pertolongan beberapa pengembang aplikasi untuk menemukan berbagai alasan kenapa seseorang mungkin diban, bagaimana mereka terdeteksi dan apa hukumannya.

Berikut ini beberapa perilaku yang diduga bisa memicu penghapusan akun pemain Pokemon Go:

1. Menggunakan Pokestop berlebihan

Pengguna akan diban saat mereka menyentuh dan memutar sekitar 2 ribu Pokestops dalam satu hari.

2. Terlalu banyak menangkap Pokemon

Pengguna akan diban bila mereka menangkap lebih dari seribu Pokemon dalam sehari.

Bahkan jika seorang pengguna menangkap satu Pokemon setiap 5 menit selama sehari penuh, mereka hanya akan menangkap 288 monster. Menangkap 1000 Pokemon dalam sehari mustahil dilakukan tanpa kecurangan.

Hal yang sama berlaku untuk Pokestop. Seorang pengguna bisa memutar lebih dari satu Pokestop per menit dalam sehari penuh, tapi jumlah putaran tidak bisa mencapai 2 ribu.

3. Terlalu banyak akun dalam alamat IP yang sama

Seorang pemain tidak boleh menjalankan lebih dari satu akun Pokemon dalam satu perangkat secara bersamaan. Seorang pengguna akan diban jika memiliki 3 akun atau lebih yang berjalan bersamaan dalam alamat IP (Internet Protocol) yang sama.

Ada banyak alasan lainnya kenapa seseorang bisa diban saat bermain Pokemon Go. Misalnya kordinat GPS atau server request dalam jarak berbeda (sekitar 100 mil atau lebih) dalam waktu semenit, tertangkap memakai bot, mencoba mengakses server Pokemon Go tanpa persetujuan, menggunakan file aplikasi Pokemon Go yang sudah dimodifikasi.

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge