0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hujan Salah Musim, Panen Padi Anjlok

dok.timlo.net/nanin
Panen padi (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Akibat hujan salah musim, panen padi di sejumlah sentral pertanian di Boyolali mengalami penurunan drastis. Dari satu patok biasanya bisa menghasilkan dua sampai tiga ton gabah, saat ini hanya mampu menghasilkan satu ton saja.

“Satu ton itupun paling maksimal, bahkan ada yang tidak sampai satu ton hasil panennya,” kata Suradi, petani asal Desa Canden, Sambi, Boyolali, Minggu (21/8).

Dijelaskan, hujan yang masih turun di musim kemarau ini mengakibatkan kwalitas tanaman menjadi tidak maksimal. Selain itu, bulir-bulir padi tidak bisa tumbuh dengan baik. Dimana banyak padi yang tidak terisi alias kosong. Biasanya, lanjut Suradi, pada bulan Agustus seperti ini, hasil panen bagus.

“Kalau tahun sebelumnya, masa tanam II ini hasilnya melimpah, tapi sekarang kelebihan air,” tambahnya.

Petani lain, Widodo, berharap ada bantuan bibit dari pemerintah untuk masa tanam selanjutnya. Mengingat, kegagalan panen kali ini membuat petani harus kehilangan modal banyak.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge