0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Melawan Petugas, Bandar Sabu WN Malaysia Didor

merdeka.com
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar (merdeka.com)

Timlo.net – Polisi menembak Seorang warga negara (WN) Malasyia, Lew Keng Wah, Sabtu (20/8) dinihari. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan, polisi melakukan penembakan karena sikap Lew dianggap mengancam nyawa petugas. Tembakan langsung diarahkan petugas ke dada Lew.

“Tembakan diarahkan ke badan tersangka mengenai dadanya. Tersangka merupakan target utama dari jaringan yang mengendalikan narkoba dari Malaysia ke Indonesia,” kata Boy saat dikonfirmasi, Jakarta, Sabtu (20/8).

Diterangkan Boy, peristiwa bermula saat aparat Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat melakukan pengembangan dari tersangka kasus narkoba yang lebih dulu ditangkap. Dari informasi diterima, ada transaksi narkoba di Mall of Indonesia (MOI), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (19/8) sekitar Pukul 22.30 WIB kemarin.

Mendapat informasi itu, polisi lantas mendatangi dan mengawasi lokasi transaksi. Benar saja, pada waktu yang diinformasikan terjadi sebuah transaksi.

“Saat dilakukan pengepungan, kami menangkap bandar dan pembeli. Tersangka utama adalah Lew, sedangkan pembelinya Sardiyanto alias Yangke WN Indonesia,” ucap Boy.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 20 kardus di mana setiap kardusnya berisi satu kilogram sabu-sabu. Setelah menangkap pelaku, polisi melakukan pengembangan dengan meminta Lew menunjukkan tempat tinggal dan lokasi persembunyian komplotannya.

“Selanjutnya dilakukan pengembangan dengan membawa Lew Keng Wah ke tempatnya di Hotel Cabin, Kelapa Gading, Jakarta Utara, untuk dilakukan penggeledahan. Setelah dari hotel tersangka kembali dibawa untuk menunjukkan tersangka dan jaringan lainnya ke daerah Bekasi,” ujar Boy.

Namun, di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Bye Pass, Jakarta Timur sekitar pukul 03.00 WIB, tersangka meminta turun dengan alasan ingin buang air kecil. Saat hendak turun dari mobil, pelaku tiba-tiba merebut senjata yang ada di pinggang petugas dan mengakibatkan perkelahian di dalam mobil.

“Karena itu, letusan senjata mengenai kaca mobil bagian depan. Melihat kejadian tersebut petugas lainnya, berusaha membantu mengamankan tersangka. Menghindari hal – hal yang tidak diinginkan dan dianggap sudah membahayakan petugas, dengan secara tegas dan terukur dilakukan tembakan peringatan,” ujar boy.

Boy mengatakan, sebelum ditembak mati, polisi sudah lebih dulu melakukan tembakan peringatan. Hanya saja, Lew mengabaikan peringatan tersebut sehingga polisi terpaksa menembak bagian dada Lew.

“Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Namun dalam perjalanan yang bersangkutan meninggal dunia,” jelas Boy.

[ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge