0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Ingin Ubah TMP Kusuma Bhakti Jadi Destinasi Wisata

Bangunan kuno di salah satu sudut areal TMP Kusuma Bhakti ini akan digunakan sebagai ruang transit peziarah. Dahulu, gedung tersebut berfungsi untuk transit jenazah sebelum dimakamkan (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo berencana merombak Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti Jurug menjadi salah satu tujuan wisata. Harapannya, dengan berziarah ke makam para pahlawan. Namun niat tersebut terkendala minimnya anggaran.

“Kita sudah mengajukan proposal kepada Kementerian Sosial. Tinggal komunikasi dan koordinasi saja,” kata Rudy di sela sela kunjungan ke TMP Kusuma Bhakti.

Kondisi TMP Kusuma Bhakti relatif baik dibanding makam-makam lain. Hanya saja untuk layak disebut sebagai tujuan wisata, pemkot Solo harus melakukan banyak pembenahan. Rudy menggambarkan nantinya jalan masuk utama TMP akan dihiasi taman di kanan kiri. Di bagian belakang di gundukan tanah yang menjadi simbol makam Slamet Riyadi juga akan dibangun pendopo. Gedung tua di salah satu sudut areal pemakaman yang dahulu berfungsi menjadi ruang transit jenazah bakal digunakan untuk ruang transit peziarah.

“Penerangannya juga bagaimana supaya tidak gelap kalau malam, Pokoknya kita buat supaya jadi taman bukan kuburan yang seram,” kata dia.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Solo, Sumartono Karjo mengatakan telah mengajukan proposal penataan TMP Kusuma Bhakti kepada Kemensos sejak tahun 2013 dengan nilai anggaran sebesar Rp 6 Miliar. Namun hingga saat ini belum ada kepastian mengenai kelanjutan proposal tersebut.

“Dulu memang ada bantuan dari provinsi sebesar Rp 550 Juta untuk membangun tembok sebelah Barat. Untuk yang lain-lain belum,” kata dia.

Mensos Khofifah Indar Parawansa agaknya menyetujui usulan tersebut. Ide memanfaatkan makam pahlawan sebagai wahana pariwisata dinilai cukup ampuh untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan.

“Seperti di Makam Pahlawan Kalibata, di sana sering dikunjungi anak-anak sekolah,” kata dia.

Hanya saja ia tidak berbicara mengenai bantuan dana penataan TMP Kusuma Bhakti.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge