0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ratusan Ribu Kemasan Minuman Ringan Disita

merdeka.com
Minuman ringan dalam kemasan disita petugas karena tidak mengantongi ijin (merdeka.com)

Timlo.net – Balai Besar POM (BBPOM) menyita 223.050 kemasan minuman ringan dari satu pabrik di Tanjung Morawa, Deli Serdang, Sumut, Jumat (19/8). Produk itu diamankan karena tidak terdaftar atau pendaftarannya tidak sesuai yang seharusnya.

“Kami bekerja sama dengan kepolisian, Dinas Kesehatan, Dinas Perindustrian, berhasil menyita dan menyegel (produk pangan ilegal) dengan nilai ekonomis mencapai Rp 5 miliar. Ini adalah produk minuman, dengan berbagai kemasan dan merek tapi ilegal tanpa izin edar,” kata Kepala BBPOM Penny Kusumastuti Lukito.

Berdasarkan informasi dihimpun, minuman ringan itu diproduksi PT Sari Kebun Alam Indonesia. Perusahaan ini memproduksi 15 jenis minuman ringan. Namun, 10 jenis belum terdaftar di Badan POM, sedangkan 5 jenis lainnya didaftarkan sebagai Pangan Industri Rumah Tangga (P-IRT), padahal perusahaan itu telah berbentuk badan usaha, bukan merupakan industri rumah tangga.

“Ini adalah pabrik tapi izinnya industri rumah tangga, itu pun ilegal atau fiktif,” jelas Penny.

Seluruh barang bukti telah disita. Pabriknya disegel. Kegiatan industri ilegal ini ditengarai telah melanggar Pasal 142 UU No 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Pemilik usaha itu terancam 2 tahun penjara denda Rp 4 miliar.

Penny juga mengimbau agar pelaku industri berkomitmen menjamin kualitas produknya, terutama produk pangan.

“Karena produk pangan seperti ini kan dikonsumsi anak-anak. Tanpa izin edar berarti belum ada jaminan atas isinya. Ini bisa apa saja ada di dalamnya,” sambung Penny.

Dia juga mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam mengonsumsi produk pangan.

“Sebagai konsumen marilah menjadi konsumen yang cerdas apabila ada kecurigaan, bisa menghubungi kami,” imbaunya.

[noe]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge