0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Parkir Liar dan PKL di Kolong Tol Soker Diawasi Ketat

dok.timlo.net/nanang rahadian
Terowongan Tol Solo-Kertosono (Soker) (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Parkir liar maupun lapak pedagang kaki lima (PKL) di kolong Tol Solo-Kertosono, di Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar terus diawasi. Untuk mencegah tindakan terulang, Satpol PP memasang papan larangan parkir bagi kendaraan berat di lokasi tersebut.

Penertiban enam lapak semi permanen PKL maupun parkir liar  truk besar terus dilakukan. Pasalnya, hingga saat ini masih kerap ditemukan truk yang nekat parkir di lokasi itu.

”Masih ada yang parkir secara sembunyi-sembunyi. Kalau saat tidak dipantau, mereka parkir di lokasi itu. Kondisi itu mengganggu lalu lintas setempat karena mempersempit jalan raya menuju Purwodadi,” kata Kepala Satpol PP Karanganyar Kurniadi Maulato, Jumat (19/8).

Untuk itu, pihaknya memasang papan larangan, baik bagi PKL berjualan di kolong tol maupun bagi kendaraaan parkir. Larangan tersebut untuk mencegah bangunan liar berdiri yang selama ini digunakan untuk berdagang.

”Kita sudah melakukan pengecekan ke lapangan.Semua bangunan dan lapak PKl sudah bersih. Kita sudah memasang papang larangan di lokasi itu,” imbuh Kurndiadi.

Kasi Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat (Tibtranmas) Joko Purwanto mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar untuk membersihkan lokasi itu dari parkir kendaraan. Karena jika lokasi tersebut digunakan sebagai lokasi parkir, sangat menganggu arus lalu lintas.

”Dulu saat berdiri lapak PKL jalannya jadi tambah sempit, sekarang setelah jadi tempat parkir malah semakin sempit lagi, karena yang parkir truk-truk besar,” tegas Kurniadi.

Sementara itu, Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo mengatakan, dalam waktu dekat segera melakukan penertiban. ”Segera kita tertibkan. Karena ini sangat menganggu,” ujarnya.

Sebelumnya, Satpol PP memberi peringatan kepada enam PKL di kolong Tol Soker agar membongkar lapaknya. Lokasi tersebut mulai didirikan lapak sejak tol setempat selesai dibangun. Awalnya hanya ada satu lapak, lalu terus berkembang hingga memenuhi badan jalan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge