0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Regulasi Uang Pensiun Peraih Medali Olimpiade, Ini Kata Menpora

dok.merdeka.com
Atlet angkat besi wanita Indonesia, Sri Wahyuni Agustiani berhasil raih medali perak Olimpiade 2016 (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berencana memberikan jaminan di hari tua bagi atlet peraih medali di Olimpiade. Namun, rencana tersebut baru akan terealisasi setelah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memberikan penjelasan soal regulasi.

“Nanti kami lihat regulasinya. Mereka sudah pasti dapat, tapi saya belum tahu apakah mereka dapat dua kali. Maksudnya dua kali, nanti kalau mereka pensiun terus ternyata mereka mau jadi atlet lagi apakah uang pensiunnya berhenti atau tidak,” ujar Imam di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8).

Sebelumnya Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi berjanji akan memberikan dana pensiun sebesar Rp 20 juta perbulan bagi peraih medali emas, Rp 15 juta perbulan bagi peraih medali perak, dan Rp 10 juta perbulan bagi peraih medali perunggu.

Pada Olimpiade Rio de Janeiro 2016, Indonesia baru mendapatkan tiga medali. Yang pertama disumbangkan oleh cabang olahraga (cabor) angkat besi yakni Sri Wahyuni dan Eko Yuli. Keduanya mendapatkan medali perak.

Indonesia pun akhirnya sukses meraih medali emas melalui cabor bulu tangkis ganda campuran oleh Tantowi/Lilyana. Ini menjadi kado terindah bagi seluruh rakyat Indonesia karena bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia ke- 71.

“Sebagai contohnya anggota DPR yang dapat pensiun. Ketika tiba-tiba mereka diangkat lagi, nanti pensiunnya berhenti. Itu Kementerian Keuangan yang tentukan,” jelasnya.

(fit/asa)

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge