0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkot Solo Ancam Cabut Ijin RS Siloam

timlo.net/ichsan rosyid
Komisaris Rumah Sakit Siloam, Theo L Sambuaga (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Pemerintah Kota Solo mengancam akan menutup Rumah Sakit Siloam jika terbukti menyalahgunakan ijin. Fasilitas kesehatan yang disebut-sebut bertaraf internasional itu hanya diperbolehkan menjalankan kegiatan pelayanan kesehatan.

“Ini saya pesan hanya boleh untuk rumah sakit saja. Nggak boleh untuk yang lain-lain,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo di sela-sela acara peletakan batu pertama RS Siloam, Kamis (18/8).

Ia menegaskan tak segan-segan mencabut ijin operasional RS dengan nilai investasi hingga Rp 400 Miliar itu bila terbukti digunakan untuk tempat tinggal, sekolah, dan lain sebagainya di luar kegiatan layanan kesehatan.

“Kalau nekat saya cabut ijinnya. Malah kita dapat gedung rumah sakit,” kata dia.

Sementara itu, Komisaris RS Siloam, Theo L Sambuaga memastikan tidak akan melanggar ketentuan yang telah ditetapkan Pemkot Solo. Investasi Lippo Grup di Solo itu akan difokuskan pada layanan kesehatan saja.

“Tentunya dengan fasilitas pendukung. Tapi kita nggak akan ada apartemen atau sekolah. Cuma rumah sakit saja,” kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan RS Siloam mendapat penolakan dari sejumlah kalangan. Sesaat sebelum peletakan batu pertama, belasan pria mengatasnamakan warga Kratonan membentangkan spanduk penolakan. Di spanduk itu tertulis “Warga Kratonan tolak pembangunan apartemen, sekolah dan rumah sakit internasional.”

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge