0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Peletakan Batu Pertama RS Siloam Diwarnai Aksi Penolakan

​Spanduk penolakan di depan lahan bakal Rumah Sakit Siloam di Jalan Honggowongso, Kratonan (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Aksi penolakan mewarnai upacara peletakan batu pertama Rumah Sakit Siloam di lahan bekas percetakan Widya Duta, Kratonan, Kamis (18/8). Belasan pria mengatasnamakan warga Kratonan memasang spanduk bernada protes di depan lahan tersebut sebelum upacara dimulai. Namun selama prosesi peletakan batu pertama, mereka hanya berdiam diri di luar pagar.

“Setiap pembangunan ada pro-kontra itu biasa. Nanti kan bisa dibicarakan,” kata Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo usai prosesi.

Aksi penolakan dilakukan dengan membentangkan spanduk bertuliskan “Warga Kratonan tolak pembangunan hotel, sekolah, rumah sakit internasional oleh PT Manyala Harapan” di depan lahan bakal RS Siloam. Sejak awal diwacanakan, pembangunan RS tersebut menerima penolakan dari sejumlah kalangan termasuk sebagian warga Kratonan. Mereka menkhawatirkan dampak lingkungan dari RS yang kabarnya akan dibangun hingga 29 lantai itu. Bangunan sebesar itu dipastikan menggunakan sumur dalam. Mereka yang tidak setuju khawatir sumur dalam akan menyedot suplai air di kawasan itu.

Di sisi lain, Kepala Badan Penanaman Modal Terpadu (BPMPT) Toto Amanto mengatakan pembangunan rumah sakit dengan nilai investasi hingga Rp 400 Miliar itu telah sesuai prosedur. Kelengkapan administrasi seperti Andalalin, Amdal dan IMB telah terbit.

“Ijin HO nanti kalau sudah mulai beroperasi. Kalau semua sudah terpenuhi kan kita harus memberi ijin. Tidak bisa kita mempersulit investasi,” kata dia.

Sementara itu, Presiden Direktur Lippo Grup, Theo L Sambuaga mengatakan ini bukan pertama kalinya RS Siloam mendapat penolakan dari warga setempat. Namun semua, kata dia, bisa diselesaikan dengan komunikasi.

“Kami terbuka kepada siapa saja. Kalau memang ada permasalahan, silakan disampaikan. Nanti kita bicarakan bersama untuk cari solusinya,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge