0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diduga Cabuli Gadis, Tujuh Pekerja Tol Diamankan

dok.timlo.net/gg
Ilustrasi (dok.timlo.net/gg)

Boyolali — Jajaran Polres Boyolali mengamankan tujuh pekerja proyek jalan tol Solo-Kertosono (Soker) atas dugaan pencabulan terhadap gadis 17 tahun yang menderita keterbelakangan mental. Ketujuh pekerja proyek tersebut saat ini masih diperiksa intensif,Polres belum menetapkan tersangka.

“Masih kita lakukan pemeriksaan,kita masih akan croscek keterangan korban dengan pelaku,” kata Kasat Reskrim Polres Boyolali, AKP Muhammad Kariri, Kamis (18/8).

Hanya saja, pihaknya mengalami kesulitan untuk memeriksa korban, mengingat korban menderita keterbelakangan mental. Terungkapnya kasus ini, korban DS, warga Desa Denggungan, Banyudono, Rabu (17/8) siang, melintas di jalan kampung di sekitar proyek dan berpapasan dengan para pelaku. Korban ketika itu langsung berteriak minta tolong kepada warga karena hendak diajak berhubungan seksual oleh pelaku.

“Ada tujuh pekerja proyek yang dibawa polisi. Kebetulan mereka ngekos di dekat rumah pak RT kami,” ujar Winoto, Sekretaris Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Denggungan.

Aksi pencabulan pertama kali terjadi Selasa (9/8), saat korban diminta mengantarkan para pelaku ke sebuah toko. Saat itulah, korban langsung diajak bersetubuh di tanah kosong d Desa Denggungan. Karena korban tidak melawan, aksi bejat tersebut hendak teruang kembali. Namun korban keburu berteriak dan tujuh pekerja diamankan warga.

“Pelaku mengakunya hanya sekali, mereka tidak merasa melakukan pemerkosaan, kita perlu croscek dengan korban,” tambahnya.

Ketujuh pekerja proyek yang diamankan polisi adalah warga Kecamatan Gringsing, Kendal. Mereka adalah AS (18),ASR ( 20) dan M (22), ketiganya warga Desa Buntusari, INS (19) dan B (22) keduanya warga Desa Sidorejo, D (29) dan W (20)  Desa Kebondalem.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge