0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Laweyan Kembali Minta Durasi SSA Dikurangi

Skema penerapan rute jalan satu arah di Solo (dok.timlo.net/achmad khalik)

Solo — Warga Laweyan kembali meminta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika mengurangi durasi pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Radjiman menjadi 12 jam. Mereka merasa sangat dirugikan dengan pemberlakuan SSA selama 16 Jam mulai pukul 06.00 – 20.00 WIB.

“Ini kan tidak masuk akal. Pasar Klewer-Baron saja cuma sampai jam 18.00 sore. Kenapa dari Baron sampai Lawyan harus sampai pukul 22.00 WIB. Warga masih terus mengeluh pada saya,” kata Anggota Komisi III DPRD Solo yang tinggal di Jalan Radjiman, Muhammad Amin, Rabu (17/8).

Menurutnya, pemberlakuan SSA sangat merugikan aktifitas perekonomian di Laweyan khususnya di Jalan Radjiman. Sejak diterapkan SSA beberapa bulan lalu, banyak pedagang mengeluhkan sepi pembeli. SSA diberlakukan dari Timur ke Barat. Padahal umumnya, pembeli berasal dari orang luar kota dari arah Barat.

“Banyak yang mengeluh sepi karena umumnya pembeli dari arah Barat. Kalau dari Timur biasanya mereka sudah makan di Solo Timur. Sampai sini sudah tidak beli lagi,” kata Lurah Bumi, Herwin.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Yosca Herman Sudrajat mempersilakan wawrga menyampaikan tuntutan tersebut kepada Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo. Menurutnya, pemberlakuan SSA di Solo sudah melalui kajian yang komprehensif dengan mempertimbangkan dampak jangka panjang.

“Kita tidak hanya bicara sekarang. Tapi kita mikirnya sekian tahun mendatang. Sepuluh tahun mendatang bagaimana,” kata dia.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge