0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dituduh Tak Transparan, Ini Jawaban Kades Kadipiro

timlo.net/agung widodo
Pertemuan warga Desa Kadipiro, Kecamatan Sambirejo (timlo.net/agung widodo)

Sragen – Kepala Desa (Kades) Kadipiro, Wondo Edy Kuncoro, Kecamatan Sambirejo menampik dikatakan tidak transparansi dalam penggunaan anggaran desa. Dia mencoba meluruskan tuduhan warga setempat yang selama ini dinilai salah paham terkait dana bantuan pembangunan gerbang desa dipotong sebesar Rp 20 juta.

“Bantuan Gerbang Desa itu sebenarnya Rp 200 juta. Tapi dipotong untuk PPn/PPh sebesar Rp 20 juta. Tadi sudah dikonfirmasi pada warga yang bersangkutan,” kata Wondo, Rabu (17/8).

Kepada warga Desa Kadipiro, dia juga menjelaskan soal bantuan untuk karangtaruna sendiri merupakan bantuan keuangan khusus dari kabupaten senilai Rp 30 juta. Sedangkan penggunaan dananya memang diserahkan pada kebijakan Kades masing-masing.

Dia mengakui sisa dana tersebut akhirnya digunakan untuk pembelian keperluan kelurahan seperti genset, sound sistem dan lampu kelurahan yang rusak.

”Saya bantukan untuk karangtaruna sebanyak 24 RT. Dimana tiap RT masing-masing Rp 1 juta, karena kesenjangan waktu pemberian, dikiranya uang itu disalahgunakan kepala desa,” jelasnya.

Sementara untuk retribusi dari PAM disalurkan untuk operasional kantor kelurahan seperti air dan listrik. Hal tersbut menurut Wondo, sudah disepakati sejak awal kepemimpinannya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge