0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Napi Jadi Pengedar Narkoba, Ini Kata Kalapas

Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Rudy Djoko Sumitro. (foto: Agung)

Sragen – Pihak Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Sragen mengklaim telah melakukan pengawasan secara intensif terhadap perilaku narapidanaa, pengunjung hingga pegawai untuk mengantisipasi masuknya barang-barang terlarang ke dalam Lapas. Terkait penangkapan empat tersangka narkoba di Klaten yang diduga diperoleh dari napi Lapas Sragen berinisial G, Kepala Lapas Kelas IIA Sragen, Rudy Djoko Sumitro menyatakan pihaknya kerap menerima kiriman napi dari wilayah Solo, Klaten, Boyolali, Wonogiri, Sukoharjo dan Karanganyar.

Setiap menerima napi narkoba pihaknya langsung menempatkannya di ruang isolasi, ruangan khusus yang dijaga secara intensif oleh petugas.

“Intinya di sini kalau ada hal-hal semacam itu sudah kami isolasi dalam ruang khusus. Pernah waku itu dipinjam oleh Mabes Polri, dipindahkan di sini, sampai sekarang masih kita isolasi. Jadi pengawasannya secara intensif,” jelas Rudy, Rabu (17/8).

Rudy juga mengungkapkan, sejak ada penangkapan di Klaten, belum ada pihak kepolisian setempat yang melakukan penyelidikan dan investigasi di Lapas Sragen. Pihaknya malah mengaku pernah mengontak Polres Klaten usai melakukan razia di blok napi

“Saat kami lakukan operasi dadakan dan pemeriksaan urine di Lapas pada 22 Juni lalu, ditemukan empat HP dan ternyata dalam satu kamar yang pakai narkoba empat orang. Itu salah satunya napi dari Boyolali dan Klaten. Kami kontak Polres Klaten, tapi sampai saat ini belum ada informasi atau investigasi kalau napi itu sebagai pemasok dari kabupaten Klaten,” paparnya.

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge