0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kak Seto Tak Setuju Gloria Dikeluarkan

Kak Seto (timlo.net/heru)

Timlo.net – Gloria Natapraja Hamel batal dilantik menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) 2016 di Istana Negara karena punya kewarganegaraan ganda. Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, ingin agar Gloria bisa kembali bergabung bersama Paskibraka.

“Seolah disudutkan. Dia harusnya diapresiasi karena mau mengibarkan bendera pusaka,” kata Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, Selasa (16/8).

Menurut Kak Seto, panggilan akrabnya, seharusnya Gloria diapresiasi karena hendak mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Namun karena status kewarganegaraannya, Gloria terpaksa urung dikukuhkan menjadi paskibraka.

“Dia juga anak Indonesia, apapun juga enggak usah terlalu dikait-kaitkanlah dengan hal-hal yang sifatnya teknis seperti itu,” ucap Kak Seto.

Dengan kasus seperti ini, Kak Seto merasa Gloria seolah bersalah dan membuat jiwanya terguncang.

“Yang penting kan jiwanya Indonesia. Pemerintah tidak adil, artinya jangan terlalu kaku lah, ini anak-anak,” ujar Kak Seto.

Menurut sudut pandangnya, anak-anak harus dilihat dari sudut anak-anak juga. Artinya jangan sampai apa yang dialaminya itu justru malah merusak jiwa nasionalisme anak.

“Ini dia merasa diperlakukan seperti tidak adil, tidak fair, takutnya malah jadi membalik jadi tidak cinta Indonesia lagi,” jelas Kak Seto.

[ary]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge