0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jadi Sarang Pokemon, Plasa Sriwedari Jadi Kotor

timlo.net/ichsan rosyid
Kawasan Plasa Sriwedari kotor setelah menjadi ladang perburuan Pokemon (timlo.net/ichsan rosyid)

Solo — Plasa Sriwedari menjadi lahan perburuan pokemon bagi puluhan trainer (sebutan untuk pemain Pokemon Go) setiap hari. Akibatnya, salah satu landmark Kota Solo itu kini menjadi kotor dipenuhi sampah.

“Dulu memang sudah kotor. Tapi setelah jadi tempat main Pokemon itu jadi semakin kotor,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Eny Tyasni Susana, Senin (15/8).

Pengamatan Timlo.net, pada pagi hari setelah dibersihkan, Plasa Sriwedari memang tampak bersih. Namun mulai siang sampai malam, sampah mulai bertebaran di berbagai sudut. Kebanyakan berupa sampah kemasan makanan dan minuman.

Disbudpar sebenarnya telah menyediakan delapan tenaga kebersihan untuk seluruh Kawasan Sriwedari. Jumlah tersebut menurutnya memang belum ideal dan perlu ditambah lagi mengingat lahan yang digarap cukup luas. Sedangkan Disbudpar belum bisa menambah personel karena keterbatasan anggaran.

“Delapan itu mengerjakan semua kawsan Sriwedari termasuk Plasa, Joglo, sampai Gedung Wayang Orang. Kalau City Walk memang yang mengerjakan dari DKP (Dinas Kebersihan dan Pertamanan),” kata dia.

Di lain pihak, para pemain Pokemon mengeluhkan minimnya tempat sampah di kawasan tersebut. Akibatnya, mereka kesulitan membuang sampah makanan mereka bila sedang asyik berburu Pokemon.

“Sebenarnya tidak semuanya membuang sampah sembarangan. Banyak juga yang tertib. Seharusnya pemerintah juga menyediakan tempat sampah di sini supaya teman-teman yang selesai makan atau minum mudah membuang sampahnya,” kata salah satu pemain Pokemon, Adi.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge