0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Istri Hamil, Suami Batal Berangkat Haji

dok.timlo.net/nanin
Calon jamaah haji Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Dua calon jamaah haji (Calhaj) Kloter 19 asal Kabupaten Boyolali, batal diberangkatkan ke Tanah Suci. Mereka adalah pasangan suami istri, Heru Tri Pamungkas dan Dian Safiarta, warga Banaran, Boyolali Kota. Keduanya gagal berangkat karena sang istri sedang hamil.

“Istrinya hamil, kemudian suaminya ikut menunda keberangkatan,” kata Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh Kemenag Boyolali, M Jindar Wahyudi, Senin (15/8).

Sehingga hanya 356 Calhaj yang tergabung dalam Kloter 19 yang bakal berangkat ke Tanah Suci. Mereka sesuai jadwal akan diberangkatkan ke Tanah Suci, Selasa sore (16/8). Sedangkan, sore ini, Kloter 19 mulai masuk ke Asrama Haji Donohudan.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali M Said Hidayat berpesan agar keluarga di rumah tidak terus menerus menghubungi keluarganya yang sedang berada di tanah suci. Dikhawatirkan, hal itu justru akan menganggu kekhusyukan selama berada di Tanah Cuci.

“Tidak perlu menelpon terus menerus, kasihan yang sedang beribadah,” ujar Wabup.

Untuk kabupaten Boyolali sendiri, selain Kloter 19, masih ada dua Kloter lain, yaitu Kloter 55 dan 56. Untuk Kloter 55 sebanyak 129 Calhaj dan bergabung dengan jamaah asal Banjarnegara, Solo, Wonogiri dan Sukoharjo. Dijadwalkan masuk Asrama Haji Donohudan tanggal 29 Agustus. Sisanya sebanyak 186 Calhaj masuk dalam Kloter 56 yang digabung dengan jamaah asal Karanganyar dan Sragen.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge