0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Hasil Observasi Psikologi, Jessica Hanya Santai Saat Mirna Keracunan

Sidang Jessica (merdeka.com)

Timlo.net – Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso kembali digelar Senin (15/8). Saksi ahli psikologi klinis, Antonia Ratih Andjayani mengungkapkan hasil observasi yang dilakukan dirinya dari rekaman CCTV kafe Olivier pada tanggal 6 Januari 2016.

Hasil observasi yang dilakukan saksi menunjukkan ekspresi dan gestur Jessica tak panik saat temannya Wayan Mirna Salihin sakit dan kejang-kejang usai meminum kopi Vietnam.

“Yang jadi catatan kami, saat Mirna dibawa keluar kafe, ketika Mirna minum (es kopi Vietnam), mengisap minuman dengan sedotan, yang kelihatan panik, itu Hani,” ujarnya.

Antonia menuturkan, bila terdakwa Jessica memang menunggu kehadiran Mirna dan berstatus teman, Jessica seharusnya tampak panik atau berusaha menolong. Namun ekspresi kewajaran yang seharusnya terlihat pada Jessica itu tak terjadi.

Diakui Antonia, banyak hal yang bisa dilakukan oleh seseorang ketikan melihat temannya yang mengalami kesakitan secara tiba-tiba. Panik ataupun meminta tolong bisa saja terjadi. Meski memiliki ragam ekspresi, namun Antonia tak melihat gejala-gejala yang seharusnya terjadi pada Jessica.

“Ekspersi itu tidak tampak, gesturnya juga. Ketika jalan membeli minum air putih, juga terlalu santai (Jessica), tidak ada kebergegasan, yang umumnya ditampilkan siapapun selain teman dalam situasi genting. Nah ini yang tidak ada di rekaman,” papar Antonia.

“Kedua, kalau tidak mampu dan tidak ada hubungan kedekatan apapun, kita di sini Jessica dan Mirna itu berteman, kalau bicara kelaziman, dalam situasi sangat genting, sepanik apapun, setidakberdaya, pasti ada gestur, bergerak secara sigap, panik dan untuk menolong,” tambah Antonia.

[sho]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge