0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jessica Permasalahkan Saksi Ikut Dalam Penyidikan Kasus

merdeka.com
Terdakwa Jessica Kumala Wongso (merdeka.com)

Timlo.net – Pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mengajukan keberatan terhadap saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang ke-12 perkara kasus pembunuhan terhadap Wayan Mirna Salihin. Dalam keberatannya, Otto menegaskan, saksi Antonia Ratih Andjayani tidak layak kesaksiannya didengar lantaran dia pernah ikut dalam penyidikan kasus ini.

“Di negara manapun Yang Mulia, tidak ada saksi yang bisa diperdengarkan kesaksiannya bila pernah ikut melakukan pemeriksa dalam penyidikan dengan pihak kepolisian,” ungkap Otto, Senin (15/8).

Pernyataan itu pun dibantah oleh salah satu JPU yang menyatakan, kapasitas saksi Antonia dihadirkan untuk memaparkan hasil observasi yang dilakukan oleh terdakwa Jessica.

“Benar saksi ini ikut dalam pemeriksaan terdakwa. Tetapi dalam berkas BAP saksi hanya untuk dimintai seusai dengan kapasitas keahlian dia untuk melakukan observasi terhadap terdakwa,” terang JPU.

Untuk itu, hakim ketua Kisworo mengambil sikap terhadap keberatan pengacara dan sanggahan dari JPU.

“Majelis dengan berdasarkan ahli telah dibuat BAP dalam berkas perkara, majelis berkesimpulan dan berketetapan untuk menolak keberatan yang diajukan penasehat hukum dan menerima saksi,” kata Hakim Kisworo.

Tak hanya itu, Otto juga mempermasalahkan latar belakang pendidikan saksi. Yakni jurusan magister yang diambil oleh saksi yakni managemen, dan S1 psikologi. Padahal saksi dihadirkan dengan kapasitas sebagai ahli psikologi.

“Saksi itu kan S2-nya managemen bukan psikologi forensik. Jadi ditakutkan nanti akan memberikan jawaban yang tidak sesuai,” kata Otto lagi.

Untuk keberatan itu, hakim memutuskan untuk tidak menerima kembali keberatan pengacara tetapi akan memasukkannya dalam catatan persidangan.

[sho]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge