0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

5 Film Dengan Penghasilan Tertinggi Tahun 2016

Dok: Timlo.net/ The Telegraph.co.uk
Batman v Superman. (Dok: Timlo.net/ The Telegraph.co.uk)

Timlo.net—Tidak terasa kita sudah memasuki bulan kedelapan, dan empat bulan lagi tahun 2016 akan berakhir. Selama delapan bulan ini, ada banyak film yang dirilis di bioskop. Lantas film apa saja yang mendapatkan penghasilan tertinggi selama delapan bulan terakhir ini?

1. Captain America: Civil War

Film “Captain America: Civil War” menghabiskan biaya produksi sekitar $250 juta, belum termasuk biaya marketing. Film ini menduduki posisi pertama dalam daftar film berpenghasilan kotor tertinggi pada tahun 2016. Jumlah penghasilan kotor yang diperoleh film ini sekitar $1,15 milyar. Film ini sendiri memiliki ikatan khusus dengan Indonesia. Beberapa sumber menyembunyikan jika proses syuting juga dilakukan di Indonesia dan beberapa negara lain. Bahkan aktor kawakan Ray Sahetapy juga turut bermain dalam film walaupun adegannya akhirnya dipotong.

Selama film ini tayang, muncul sebuah kontroversi saat berita tentang buku komik baru “Captain America” akan dirilis. Kontroversi itu dipicu cerita dalam komik itu jika selama ini Captain America adalah agen Hydra yang menyusup menjadi agen S.H.I.E.D. Cerita ini memperoleh reaksi negatif dari Chris Evans, sang pemeran Captain America dan para penggemar yang lain.

2. Zootopia

Zootopia menghabiskan biaya produksi sekitar $150 juta dan memperoleh penghasilan kotor sekitar $1,02 milyar. Film ini menempati posisi kedua dalam daftar film berpenghasilan kotor terbanyak tahun 2016.

Salah satu yang menarik dalam film ini adalah teknologi canggih yang digunakan para pembuatnya untuk memotong rambut para binatang dalam film animasi itu. Berbeda dengan film animasi seperti “Bolt” di mana mereka “mencabut” bulu binatang satu persatu, teknologi yang mereka pakai membuat bulu itu jatuh seperti bulu asli.

Selain itu selama proses syuting, sutradara cinematography-layout Nathan Warner mengalami peristiwa yang menakutkan. Dia dipertemukan dengan seekor cheetah oleh petugas kebun binatang selama perjalanan mereka ke Afrika. Kucing besar itu rupanya tidak suka dengan kamera yang dibawa Nathan dan melompat ke arahnya. Untungnya Nathan dan cheetah itu tidak terluka karena pertemuan di antara keduanya.

3. The Jungle Book

The Jungle Book menghabiskan biaya produksi sekitar $175 juta dan meraih penghasilan kotor sebesar $947 juta. Salah satu tantangan yang dihadapi para pembuat film ini adalah memasangkan Mowgli asli dengan binatang yang dibuat dengan CG (computer-generated). Masalahnya bayangan binatang-binatang yang dibuat dengan efek komputer itu tidak bisa mengenai Mowgli.

Akhirnya pengawas Visual Effects Rob Legato mengembangkan sebuah sistem yang mengizinkan mereka untuk menyorotkan sinar dan bayangan kepada Mowgli untuk menunjukkan jika ada binatang-binatang yang bergerak di sekitarnya.

4. Finding Dory

Finding Dory memerlukan biaya pembuatan sekitar $200 juta. Film ini sendiri berhasil memperoleh penghasilan kotor sekitar $897 juta. Jadwal rilis film ini sempat mengalami penundaan hingga setahun. Awalnya film ini direncanakan dirilis pada 25 November 2015. Tapi Pixar memutuskan untuk menayangkan film “The Good Dinosaur” pada tanggal itu. Oleh karena itu Finding Dory dirilis pada 17 Juni 2016.

Film ini sendiri sebenarnya berseting enam bulan setelah film pertama “Finding Nemo”. Tapi diperlukan waktu 13 tahun bagi Pixar untuk akhirnya merilis film sekuel ini. Dalam “Finding Dory” sutradara Andrew Stanton memerankan kembali sosok kura-kura laut Crush setelah sebelumnya memerankannya pada film “Finding Nemo”.

Film animasi ini sendiri dilanda kontroversi karena salah satu adegan dalam film ini dianggap mempromosikan homoseksualitas. Dalam salah satu adegan terlihat dua wanita dengan panjang rambut berbeda berjalan bersama di sebuah taman selama beberapa detik dan lalu menghilang. Banyak pihak mempertanyakan jika ini merupakan cara halus yang dipakai Pixar untuk mempropagandakan homoseksualitas, tapi Pixar tidak membantah atau mengkonfirmasi.

5. Batman v Superman

Film “Batman v Superman” meraih penghasilan kotor sebesar $872 juta. Warner Bros sendiri menghabiskan uang sebesar $410,6 juta untuk memproduksi film itu. Film ini sendiri dilingkupi banyak kontroversi bahkan sebelum tayang. Salah satu kontroversi yang ada adalah dipilihnya Ben Affleck untuk memerankan Batman dan Gal Gadot untuk memerankan Wonder Woman.

Banyak penggemar merasa keduanya tidak cocok memerankan kedua karakter itu. Komentar-komentar negatif bermunculan di internet saat mereka mengumumkan terpilihnya Ben Affleck untuk memerankan Batman. Zack Snyder, sang sutradara bahkan melarang Ben untuk mengakses internet supaya dia tidak frustasi melihat komentar-komentar yang ada. Sementara Gal Gadot dikritik karena perawakannya yang kurus dan ukuran payudaranya yang dianggap tidak sesuai dengan Wonder Woman.

Setelah film ini tayang, kontroversi lain muncul karena para kritikus film memberikan nilai buruk untuk film itu. Sementara itu para penggemar sendiri beranggapan jika film itu bagus. Perbedaan pendapat ini memicu protes dari para penggemar dan dugaan jika para kritikus film sengaja menjelek-jelekkan film buatan DC.

(Berbagai sumber)

 

Editor : Ranu Ario

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge