0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dilarang Beli Pakai Jerigen, Petani Mengeluh

foto: Agung
ilustrasi (foto: Agung)

Sragen – Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sragen menyesalkan adanya kebijakan pelarangan pembelian premium dengan jerigen. Apalagi sebelumnya tidak ada surat edaran atau sosialisasi terkait larangan tersebut, terutama kepada para petani.

“Di Pom (SPBU-red) ada larangan pembelian premium pakai jerigen. Ini saya sesalkan, karena tidak ada komunikasi,” kata Ketua KTNA Sragen, Suratno, Sabtu (13/8).

Menurutnya, kebijakan itu dinilai terburu-buru lantaran penghapusan premium masih lama, baru pada tahun 2019 nanti. Mestinya ada jarak 6 bulan hingga setahun untuk melakukan sosialisasi.

“Jadi tidak langsung ujug-ujug (tiba-tiba) dilarang. Saya mohon peran dari Pemda atau instansi terkait bagaimana menyosialisasikan edaran ini,” katanya.

Selama ini memang premium digunakan oleh para petani di Bumi Sukowati untuk bahan bakar irigasi pertanian. Pihaknya berharap, pengelola SPBU masih memperbolehkan para petani untuk melakukan pembelian premium dengan mengggunakan jerigen.

“Kalau banyak yang menolak, tentu para petani akan beraksi. Kalau Pertalite kan non susbdisi jadi berapa pun boleh,” tegasnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge